Berita Madiun

Tak Punya SIM, Pelajar SMP di Kota Madiun "Bebas" ke Sekolah Naik Motor

"Sayang bukan berarti memberikan kendaraan kepada anaknya yang belum cukup umur," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Tak Punya SIM, Pelajar SMP di Kota Madiun
surya/rahadian bagus
Seorang pelajar SMP sedang memarkir motornya 

 SURYA.co.id | MADIUN - Sesuai dengan Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan.

Satu dari beberapa persyaratan dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) C adalah, pemohon berusia minimal 17 tahun.

Sehingga, pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang rata-rata masih berusia di bawah 17 tahun, tidak diperkenankan mengendarai kendaraan bermotor sendiri.

Pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki SIM sesuai dengan golongannya dengan pengertian bahwa pemegang SIM tersebut telah memiliki kemampuan mengemudikan kendaraan bermotor dengan baik, sehingga bahaya-bahaya kecelakaan dan terjadinya pelanggaran dapat dikurangi

Namun, tampaknya aturan tersebut banyak dilanggar pelajar SMP di Kota Madiun.

Pasalnya, sejumlah siswa SMP di Kota Madiun tampak bebas dan leluasa mengendarai sepeda motor, meski tidak memiliki SIM.

Pantauan di Jalan Kartini Kota Madiun, Selasa (13/12/2016) tampak puluhan pelajar SMPN 1 dan SMPN 3 Kota Madiun yang masih mengenakan seragam sekolah, mengendarai sepeda motor sepulang sekolah.

Sepeda motor sengaja mereka memarkir sepeda motor mereka di luar sekolah. Mereka memarkirnya ke tempat penitipan motor yang berada di samping kantor Pengadilan Negeri Kota Madiun, tak jauh dari sekolah.

Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Purwanto Sigit Raharjo menuturkan pihaknya melalui Unit Dikyasa akan memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah, terkait larangan mengemudi bagi pengendara berusia di bawah 17 tahun, yang belum berhak mengantongi SIM.

"Kami akan sentuh melalui pendidikan masyarakat. Untuk sekolahnya akan kami beri pengertian tentang UU Lalu-lintas. Kalau ada peran sekolah kan lebih bagus," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved