Kamis, 28 Mei 2026
Grahadi

Beranda Grahadi

Gus Ipul Dukung Pemanfaatan Lahan TNI jadi Lebih Produktif

"Makanan adalah senjata, siapa yang menguasai pangan dialah yang akan menjadikan negara yang kuat"

Tayang:
Editor: Cak Sur
ist
TANAM - Gus ipul bersama KSAL Laksamana TNI Ade Supandi dalam acara peluncuran program pemanfaatan lahan kering untuk ditanami buah nanas yg diselenggarakan oleh keluarga besar TNI AL di area Puslatpur Marinir, Grati, Kabupaten Pasuruan, Jumat (9/12/2016). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Wakil Gubernur Jawa Timur Drs H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendukung kontribusi TNI AL dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan lahan kering menjadi lahan produktif.

Dukungan itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Budidaya Tanaman di Lahan Kering dalam rangka mendukung Ketahanan Pangan Nasional di Puslatpur Marinit, Grati, Kabupaten Pasuruan, Jumat (9/12/2016).

Menurut Gus Ipul, memanfaatkan lahan kering menjadi lahan produktif tidaklah mudah. Dibutuhkan komitmen dan keinginan kuat dalam memanfaatkannya.

"Lahan kering yang dilakukan di Grati ini, dimanfaatkan dengan menanam buah nanas. Jika hasil produksi buah nanas yang dicapai terus meningkat, masyarakat sekitar dapat dilibatkan untuk mendorong hasil panennya," ungkapnya, melalui rilis yang dikirimkan kepada Surya.

Gus Ipul mengatakan, dukungan TNI dalam ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan kering menjadi lahan produktif ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian di bidang pangan.  Bahkan, Presiden pertama RI Soekarno menyebut Food is Weapon. Artinya, siapa yang menguasai pangan dialah yang akan menang seolah-olah menguasai senjata.

"Makanan adalah senjata, siapa yang menguasai pangan dialah yang akan menjadikan negara yang kuat," tegasnya.

Gus Ipul mengaku prihatin banyaknya sejumlah komoditi pangan yang impor seperti beras, gula hingga garam, padahal Indonesia adalah negara yang subur dan bisa mencukupi kebutuhan pangan dari masyarakatnya sendiri. Maka, pemerintah bersama TNI AL terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan sehingga Indonesia menjadi negara pemenang.

Di hadapan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Ade Supandi, Gus Ipul melaporkan bahwa kontribusi TNI AL bersama Pemprov Jatim selama ini sangat positif. Salah satunya, diwujudkan melalui kerjasama renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir pantai.

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan, budidaya tanaman kering merupakan salah satu cara yang diberikan oleh TNI AL guna memberikan kesejahteraan kepada prajurit dan keluarga dengan memanfaatkan lahan yang ada.

Ia menjelaskan, tujuan dari membudidayakan lahan kering di lahan TNI AL adalah untuk memberikan kesempatan kepada prajurit usai berdinas hingga yang mendekati masa purna tugas atau pensiun.
Mengingat, saat pensiun, prajurit harus memiliki keterampilan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan keluarga.

Ade menuturkan, banyak usaha yang bisa menambah kesejahteraan, salah satunya dengan memanfaatkan lahan pertanian. Maka, pembekalan keterampilan di bidang pertanian menjadi program yang akan terus dikembangkan di TNI AL.

“Lahan kering seperti ini bisa dimanfaatkan untuk memanfaatkan buah-buahan seperti nanas atau buah naga. Semoga ini bisa menginspirasi daerah lainnya, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya. (*/fae)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved