Breaking News:

Berita Surabaya

Pedas dan Gurih, Inilah Rasa dari Tahu Jenglot

"Waktu puasa kemarin ada yang beli tahu sore hari, dimakannya waktu buka puasa dan waktu sahur masih tidak apa-apa,” katanya kepada Surya (TRIBUNnews.

surya/Fitra herdiana
Penjual tahu jenglot 

"Harus nitip dulu kalau minta, wah jangan deh enak soalnya,” imbuhnya.

Naning salah satu pembeli juga mengatakan hal yang sama dengan Anto, namun bedanya ia tidak sering membeli. Naning paling suka menyantapnya saat keadaan hangat, sehingga kriuk dari tepung ketika digigit.

Fernando Hidayat Miato, atau Nando sapaannya mengatakan. Setiap harinya menyiapkan 450 hingga 500 tahu, untuk dijual kepada pelanggannya.

Isian yang terdapat di dalam tahu tersebut terdiri dari wortel, tauge, gubis dan irisan cabai rawit. Terakhir dibalut dengan tepung terigu lalu digoreng selama 2-3 menit lalu diangkat.

Pengalamannya selama berjualan dua bulan disini adalah pembeli yang cerewet.

“Ada pembeli yang pertama bilang minta tahunya yang kering, tapi ketika sudah matang dia malah minta jangan kering-kering,” katanya.

Tak hanya itu pengalamannya, ada lagi pembeli anak-anak. Sebelum membeli Nando sudah memperingatkan jika tahu yang dijualnya pedas. Namun anak-anak itu tak menghiraukannya dan tetap membelinya.

“Karena nggeyel langsung saya buatkan saja, dan saya kasih ke anak-anak itu,” katanya.

Beberapa saat setelah satu tahu pedas itu masuk ke mulutnya ia lalu melemparkannya dan tidak jadi memakannya.

Tahu Jenglot ini ia jual dengan harga Rp 2500 perbiji, dan mulai buka dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Tahunya ini punya ketahanan tidak basi yang cukup lama.

"Waktu puasa kemarin ada yang beli tahu sore hari, dimakannya waktu buka puasa dan waktu sahur masih tidak apa-apa,” katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Nando mengharapkan bisa membuka cabang.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Fitra Ariestianto
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved