Jumat, 10 April 2026

Pilwali Surabaya

Jelang Debat Pamungkas, Hasil Survei Rasiyo - Risma Mulai Dibeber

"Survei ini untuk memotret perilaku dan kesukaan terhadap pasangan calon bertanding dalam Pilwali Surabaya," ujarnya.

Penulis: Mujib Anwar | Editor: Yoni
sugiharto
Pasangan Rasiyo dan Lucy (kiri) serta pasangan Risma dan Whisnu saat debat publik di Hotel Shangrila Surabaya, Jumat (6/11/2015) malam. 

SURYA.co.id |SURABAYA - 11 hari menjelang Pilwali Surabaya, 9 Desember, lembaga survei mulai memaparkan hasil surveinya.

Salah satunya adalah Pilkadaindonesia.com. Lembaga yang berkantor di Jalan Raden Inten Perkavling Kimia II Blok AG 14, perkavling no 1B, Jakarta Timur ini, Jumat (27/11/2015) siang, menyampaikan hasil survei tentang Pilwali Surabaya, di Hotel JW Marriott, Surabaya.

Menariknya, rilis hasil survei ini dilakukan menjelang debat kandidat pamungkas pasangan calon, yang digelar Jumat malam nanti, mulai pukul 19.30.

Pemimpin Umum Pilkadaindonesia.com Pieter Tobias Pattiasina mengatakan, survei yang dilakukan lembaganya mengambil sampling 506 responden di 141 kelurahan yang ada di 31 kecamatan di Surabaya, dengan cara tatap muka, selama 20 - 24 November 2015. Sayang, margin of error dari survei tidak dijelaskan.

"Survei ini untuk memotret perilaku dan kesukaan terhadap pasangan calon bertanding dalam Pilwali Surabaya," ujarnya.

Dua pasangan itu, adalah pasangan nomor satu Rasiyo - Lucy Kurniasari dan pasangan nomor dua, Tri Rismaharini - Whisnu Sakti Buana.

Hasilnya, sebanyak 67,79 persen responden menganggap pasangan incumbent Risma - Whisnu masih layak memimpin Surabaya. Sementara sebanyak 23,12 persen menilai Rasiyo - Lucy layak memimpin Surabaya.

"Yang tidak menjawab siapa paslon yang layak memimpin Surabaya ada 9,09 persen," terang Tobias, yang mengaku sebagai Penanggungjawab Survei ini.

Untuk alasan memilih, hasilnya, kata Tobias sebanyak 57,91 persen karena program yang diusung. Setelah itu baru kepribadian (26,68 persen), hubungan kekerabatan (3,16 persen), kesamaan partai (1,19 persen), ikut-ikutan (1,58 persen), pro rakyat (1,98 persen), dan tidak menjawab (7,51 persen).

Selain itu, responden juga berharap pemimpin Surabaya lima tahun mendatang adalah sosok yang merakyat (46,25 persen), tegas (23,91 persen), jujur berwibawa (17,98 persen), anti korupsi (5,73 persen), dan tidak menjawab (6,13 persen).

"Ini menunjukkan, bahwa jika seorang kepala daerah makin merakyat, maka tingkat kecintaan rakyat terhadapnya akan semakin tinggi," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved