Berita Lamongan

Misteri Trulek Jawa, Burung Langka Punya Taji Hitam di Sayap Laksana Keris

#LAMONGAN - Konon, Trulek Jawa pernah dinyatakan punah oleh The International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yuli
hanif manshuri
Siswa SMAN 2 Lamongan dalam proses penelitian burung Trulek Jawa yang dinilai keramat. 

Chabib Fachry Albab dan Milah Khoirul Muazzah berinisiatif untuk menangkarkannnya. “Kami menemukan belum ada yang menangkarkan burung ini karena sulit ditangkarkan. Belum diketahui perkembanganya selain bertelur,” kata Chabib.

"Cara konservasi dengan kita jaga keberadaannya,”katanya.

Chabib juga mengaku penasaran dengan manfaat dari Trulek Jawa untuk manusia. “Kalau ada burung Trulek jawa berarti daerah tersebut masih alami,” jelasnya.

Chabib mengungkapkan, sedikitnya literatur yang mengupas tentang Trulek Jawa juga menjadi dasar niatnya untuk melakukan penelitian lebih jauh.

“Sumber hanya dari literatur internasional dan berbahasa Inggris, buku nasional belum ada yang menerangkan tentang Trulek Jawa,” ungkapnya.

Sementara, menurut Chabib Fachry Albab, kesimpulan bahwa Trulek Jawa dikeramatkan setelah dirinya bersama Khoirul Muazzah melakukan penelitian terkait keberadaan spesies yang satu ini.

Chabib mengamati, ada semacam taji di bagian sayap burung Trulek Jawa. “Ada taji warna hitam, dianggap sebagai simbol keris Jawa di Lamongan dan Lumajang,” bebernya.

Beberapa orang tua yang ditemui dua siswa itu menyatakan, burung ini tidak boleh diganggu . “Bahkan kita harus minta izin untuk melakukan penelitian,” katanya.

Burung yang disebut-sebut larinya kencang alias trinil itu harus lekas dilepaskan lagi setelah dirinya mendapat dua ekor untuk objek penelitian. “Kami menangkapnya tidak boleh lama-lama,” ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved