Pilwali Surabaya
Sowan Mantan KASAL, Rasiyo Diajak Sharing soal Masjid dan GOR
Karuan kehadiran Rasiyo dijadikan ajang sharing kedua tokoh itu terkait pembangunan masjid yang masih terjadi kendala sejak walikota yang lalu.
Penulis: Parmin | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Silaturahmi ratusan tokoh masyarakat Dukuh Sambikerep dengan mantan Kepala Staf TNI AL (KASAL) Laksamana TNI (Purn) Soeparno, Sabtu malam (7/11/2015), dimanfaatkan pasangan calon walikota nomor urut satu Rasiyo untuk bergabung di acara tersebut.
Kehadiran Rasiyo yang tidak terjadwal ini sempat mengagetkan para udangan, termasuk Seoparno. Pasalnya, acara itu merupakan ajang silaturahami tokoh masyarakat dengan Soeparno terkait perkembangan pembangunan masjid di tempat itu.
Mantan jenderal bintang empat ini diketahui asli arek Soroboyo kelahiran Sambikerep.
"Saya tidak menduga Pak Rasiyo bakal hadir. Baru habis Magrib ada informasi bahwa beliau hadir. Ini kehormatan bagi kami," ujar Soeparno.
Karuan kehadiran Rasiyo dijadikan ajang sharing kedua tokoh itu terkait pembangunan masjid yang masih terjadi kendala sejak walikota yang lalu.
Kepada Rasiyo, mantan Pangarmabar ini menyampaikan bahwa niatan membangun masjid merupakan kehendak warga yang dibuktikan dengam hasil rapat pada Februari lalu.
Namun dalam perjalanannya Walikota yang lalu tidak menyetujui dengan alasan lahan tersebut peruntukannya sebagai fasum lain, seperti PKL dan RTH.
Menurut Soeparno menuturkan tanah itu dulunya bukan bagian tanah bengkok, tetapi tanah hasil beli warga yang dijadikan telaga.
Dia berdalih bahwa pembangunan masjid tersebut untuk menggantikan masjid
ada yang saat sudah overload dan kurang representatif.
"Membangun masjid ini bukan kendak saya pribadi, tetapi atas persetujuan warga dan
permohonannya sudah kita ajukan ke Pemkot," katanya.
Bahkan matan perwira tinggi ini memastikan kalau pembangunan masjid ini masih menyisahkan masalah dirinya bersedia menukar guling tanah tersebut dengan tanah miliknya asal masih wilayah Sambikerep.
Atas kekecewaannya tersebut, Soeparno malam itu juga langsung memberikan dukungan
terhadap pasangan calon nomor urut 1 Paklik Rasiyo - Ning Lucy.
"Insya Allah Pak Rasiyo jadi walikota," ujar Soeparno disambut ratusan warga yang di
acara silaturahmi tersebut.
Sedang Rasyio saat didaulat memberikan sambutan, menyatakan bahwa dirinya sudah
lama berkeinginan sowan kepada mantan jenderal asli Surabaya tersebut.
"Sebenarnya sudah lama saya kepingin sowan beliau (Soeparno), alhamdulillah malam ini
keinginan itu diterselenggara," ujar Rasiyo.
Menurut Rasiyo dirinya sudah bisa menangkap pesan warga Sambikerep yang diuraikan pada malam silaturahmi tersebut.
Pembangunan pada prisipnya adalah untuk kesejahteraan warganya, sehingga ucap
Rasiyo, apa yang menjadi kehendak warga harus diperioritaskan.
"Masak bangun masjid tidak boleh. Sementara pemerintahnya nggak mau membangunkan, pemerintah macam apa itu," kritik Rasiyo yang disambut tepuk tangan ratusan tokoh warga.
"Teruskan Pak Parno," ujarnya lagi.
Rasiyo meminta warga agar dirinya lebih dulu didukung dan dijadikan walikota, sehingga dengan tiket itu akan bersama-sama masyarakat akan membangun Surabaya mulai pinggiran.
Dalam kesempatan itu Rasiyo juga disambati warga tentang gedung olahraga (GOR).
Sarana olahraga itu menurut warga sudah lama dirintis dengan pengembangan PT Alam Galaxy melalui mekanisme tukar guling tanah bekas telaga dan sejumlah persil tanah bekas kas desa (BTKD).
Namun, menurut warga rencana itu juga kandas karena Walikota saat itu tidak menyetujui tanah-tanah tersebut dilepas ke pengembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ksal-soeparno_20151109_011842.jpg)