Pilkada Kabupaten Malang 2015
Dewanti-Masrifah Tawarkan Pendidikan Gratis
Survei Pilkada dilakukan kalangan internal PDI Perjuangan awal tahun, pasangan ini telah mencapai sembilan persen.
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | MALANG - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang dari PDI Perjuangan, Dewanti Rumpoko - Masrifah, menjajikan pendidikan gratis pada warga Malang.
Keinginan tersebut disampaikan pasangan ini dalam jumpa pers terkait rekomendasi PDI Perjuangan untuk mengusung Calon Bupati, dan Wakil Bupati Malang dalam Pilkada 2015.
"Kami sedih bahwa Malang memiliki jumlah penduduk nomor dua termiskin di Jawa Timur," kata Dewanti Rumpoko menjelaskan pada Surya terkait progamnya di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Sabtu (25/7/2015) malam.
Dewanti memaparkan, kemiskinan di Malang harus dipecahkan jika ia terpilih nanti. Dia menjamin akan mendorong pertumbuhan ekonomi warga, lewat berbagai progam pemberdayaan.
Sementara untuk anak-anak Malang, Dewanti memberi jaminan bahwa progam pendidikan gratis sembilan tahun nasional terlaksana jika terpilih.
Dengan demikian, migrasi siswa Kabupaten ke Kota Malang untuk bersekolah gratis tak terjadi kembali. Selain itu, pasangan ini juga menjanjikan untuk perbaikan akses transportasi pada warga dan pelajar.
"Kalau sekolahnya gratis tetapi warga harus mengeluarkan ongkos transportasi untuk ke sekolah, berarti sekolahnya tidak gratis," katanya.
Sementara, informasi rekomendasi Dewanti-Masrifah disampaikan langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari.
Dia juga menjelaskan bahwa sejumlah tokoh nasional turun gunung memenangkan pasangan ini.
Salah satunya adalah Khofifah Indar Prawasana, Menteri Sosial yang merupakan tokoh Muslimat NU. "Bu Khofifah pasti turun sebab dia yang mengajukan nama Bu Masrifah pada kami saat penjaringan calon," kata Untari.
Selain Khofifah, tokoh PDI Perjuangan seperti Tri Rismahariani, Rieke Dyah Pitaloka juga akan menjadi juru kampanye pasangan ini. Kehadiran mereka membuat PDI Perjuangan pede memenangkan Pilkada tahun ini.
Bahkan survei Pilkada dilakukan kalangan internal PDI Perjuangan awal tahun, pasangan ini telah mencapai sembilan persen.
Untari menambahkan, PDI Perjuangan adalah partai yang kaya pengalaman. Usaha untuk membalik survei juga pernah dilakukan partai ini ditempat lain, seperti saat mengusung Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah, Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta dan lainnya.
"Kami optimistis karena pasti menang. Kalau tidak seperti itu, kami tak akan bertarung," tambahnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/adhi27_20150725_213146.jpg)