Pilbup Malang 2015

Rekom Gerindra bakal Turun Dua Hari Lagi

Rapat pleno di DPP Partai Gerindra yang membahas mengenai rekom untuk Pilbup Malang masih akan dibahas dua hari mendatang.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Parmin

SURYA.co.id | MALANG - Rapat pleno di DPP Partai Gerindra yang membahas mengenai rekom untuk Pilbup Malang masih akan dibahas dua hari mendatang. Meski info sebelumnya rekom bakal diberikan ke pasangan incumbent Rendra Kresna-A Subhan. Rendra adalah nonkader Gerindra dan Subhan adalah kader Gerindra.

"Saya sudah menyampaikan perkembangan di Kabupaten Malang ke DPP," jelas Awangga, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang, Senin (13/7/2015).

Katanya, perkembangan yang dilaporkan seperti Rendra Kresna sudah menggandeng H Sanusi dari PKB. Rekom DPP PKB untuk pasangan ini diberikan dalam sebuah acara launching di ponpes di Gondanglegi, Kabupaten Malang pada 8 Juli 2015.

Selain itu juga PDIP yang kemungkinan akan membawa jagoan mereka yaitu dua srikandi, Dewanti Rumpoko, istri Walikota Batu yang juga ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Eddy Rumpoko dan Masrifah, kader NU yang ketua Muslimat NU dan guru SDN.

Menurut Awangga, nama Rendra-Dewanti pernah diusulkan DPD Partai Gerindra Jatim.

"Dengan perkembangan yang ada, usulan nama itu (Rendra dan Dewanti) sudah tidak bisa dipakai," katanya.

Sebab partai lain sudah mengusung mereka. Sehingga dari yang mengikuti fit n proper test di DPP Gerindra tinggal kader Gerindra sendiri yaitu A Subhan dan Zia Ulhaq. Keduanya mendaftar di DPC Gerindra Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Rendra sendiri sudah ogah dipasangkan dengan Subhan. "Saya ke Jakarta (Gerindra) waktu itu diundang untuk menerima rekom," kata Rendra.

Menurutnya, jika rekom itu untuk dia dan Subhan, maka akan ia abaikan. Beda jika rekom itu untuk dirinya.

Alasannya karena ia sudah gandengan dengan PKB sejak awal. Sehingga kemudian turun rekom DPP PKB untuk Rendra-Sanusi. Sedang Dewanti-Masrifah memang diwacanakan namun belum dapat rekom resmi.

Pendaftaran pasangan calon bupati dan wakilnya ke KPU sendiri tinggal menghitung hari.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved