Pilbup Sidoarjo
Pencalonan Wabup Sidoarjo Terganjal, Jadi Enggan Layani Wawancara
Pak Cip nyelonong pergi ketika wartawan hendak meminta komentarnya.
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SIDOARJO - Wakil Bupati Hadi Sucipto memilih ngacir usai menghadiri rapat koordinasi Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan kepala desa terkait persiapan pemilihan Bupati Sidoarjo 2015, Selasa (16/6).
Padahal, para jurnalis ingin meminta komentarnya terkait statemen Bupati Saiful Ilah.
Di sela-sela acara, Abah Ipul, panggilan Saiful, mengaku telah dipanggil DPP PKB untuk membahas sosok yang mendampinginya.
Dia mengklaim, DPP mendesak agar dia didampingi kader muda PKB. Abah Ipul juga sempat mengajukan nama Pak Cip untuk melanjutkan SUCI jilid 2, namun ditolak.
Pak Cip nyelonong pergi ketika wartawan hendak meminta komentarnya. Padahal, saat dialog pemaparan visi dan misi Jumat (12/6/2014), Pak Cip mau melayani wawancara terkait niatnya kembali mendampingi Abah Ipul untuk periode 2015-2020.
Saat itu, Pak Cip mengklaim dirinya berhasil selama menjadi wakil Abah Ipul. "Seluruh target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) terealisasi pada 2014. Target itu antara lain penurunan angka pengangguran dari 8,6 persen diawal kepemimpinan menjadi 6,9 persen," katanya.
Secara eksplisit, DPP menginginkan kader muda dari internal partai. Artinya, peluang bakal non kader seperti Hidar Assegaff (Gerindra), Khulaim Junaidi (PAN), Iwan Setiawan (pengusaha) dan Hadi Sucipto sendiri tertutup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/2705bacawabup-sidoarjo_20150527_152718.jpg)