Kamis, 9 April 2026

Partai Demokrat

Barisan Kader Kecewa Demokrat Mengadu ke Gede Pasek

#SURABAYA - Para kader yang saat ini menjadi Plt Ketua DPC Demokrat gagal mendapat kepastian dari panitia kongres.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yuli
nuraini faiq
Gede Pasek di Surabaya, 11 Mei 2015. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kisruh menjelang pembukaan Kongres Demokrat berlanjut. Pemicunya, para kader yang saat ini menjadi Plt Ketua DPC Demokrat gagal mendapat kepastian dari panitia kongres.

Mereka ke Surabaya untuk menggunakan hak pilihnya dalam kongres. Namun saat registrasi sebagai peserta, mereka ditolak.

Oleh panitia masih akan dibahas. Begitu kembali dari arena kongres, para mantan ketua DPC itu mengadu ke Gede Pasek.

"Kami bisa memahami situasi yang dihadapi teman-teman plt. Mereka ada yang baru menjabat sebulan sudah di-plt. Seharusnya SK itu bukan ketua harian yang tanda tangan. Tapi ketua umum. Ada juga ditandatangani DPW," kata Pasek saat menemui para plt ketua DPC, 11 Mei 2015.

Selain Plt, ada mantan ketua DPC Demokrat yang tiba-tiba dipecat. Menurut data dari kaukus Plt, ada total 161 ketua DPC yang dalam status Plt. Mereka diangkat oleh Ketua Harian Syarif Hasan. Namun, mereka sejauh ini tak dapat hak suara.

"Hingga malam ini, kami diterima panitia dan katanya masih dibahas untuk diusahakan bisa mendapat hak suara," kata Muh Iqsan mantan Ketua DPC Demokrat Purbalingga Jateng bersama empat Plt Ketua DPC Demokrat dari Jateng saat menemui Gede Pasek di Surabaya.

Tidak jelas, kenapa mereka dibiarkan bertahun-tahun sebagai Plt. Para Plt Ketua DPC ini mendapat SK yang ditandatangani Ketua Harian dan ada pula yang cukup DPW. "Ketua Harian mem-Plt itu tidak sesuai aturan partai. Harusnya Ketua Umum," kata Pasek

Sementara untuk Ketua DPC Demokrat yang dipecat sebaiknya menempuh jur hukum. Namun, melalui kongres pula semua terkait masalah partai diuji. Pasek mengakui bahwa administrasi di PD tak rapi. Sampai ada ketua baru menjabat sebulan sudah diganti Plt. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved