Kamis, 9 April 2026

Pilkada 2015

Bambang DH : Kandidat Tak Ikut Fit and Proper Test, Namanya Dicoret!

Mekanismenya jelas, setiap calon kepala daerah wajib mengikuti uji kelayakan.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
surya/ahmad zaimul haq
Spanduk berisi dukungan untuk Tri Rismaharini agar menjadi Wali Kota Surabaya periode berikutnya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sabtu (9/5/2015) menjadi hari yang paling ditunggu PDIP dalam menatap Pilwali Surabaya dan Pilkada serentak di 19 Kabupaten/Kota di Jatim.

Sosok Tri Rismaharini menjadi salah satu tokoh utama dalam perebutan kursi Wali Kota Surabaya.

Risma memiliki kapabilitas yang tidak dirasukan dalam memimpin.

Untuk sementara, elektabilitasnya sementara mengungguli calon-calon lain.

Namun PDIP telah menggariskan aturan main dan mekanisme yang harus dijalankan oleh setiap calon kepala daerah dari partai ini.

"Mekanismenya jelas, setiap calon kepala daerah wajib mengikuti uji kelayakan. Jika tidak ikut, ya bisa dicoret dari pencalonan. Tes ini adalah tahapan yang harus dilalui," kata Kepala Pemenangan Pemilu PDIP Bambang DH kepada SURYA.co.id, Sabtu (9/5/2015).

Jadi tidaknya Risma ikut uji kelayakan itu bergantung DPC PDIP. Menurut Bambang, itu ranah DPC.

"Kandidat yang lolos uji kelayakan ini akan diserahkan kepada DPP. DPP yang menentukan, partai akan mengusung siapa," kata Bambang yang pernah menjadi wakil wali kotanya Risma.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved