Pemilu 2014
Rekapitulasi Suara Pilpres KPU Surabaya Diwarnai Interupsi Saksi
Dijelaskan Arif, adanya kejanggalan tersebut dalam Pilpres sangat mempengaruhi perolehan suara.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA - Rekapitulasi hasil suara Pilpres Kota Surabaya di KPU Surabaya diinterupsi saksi pasangan Capres/Cawapres nomor satu, Rabu (16/7/2014).
Hal ini karena belum adanya kejelasan soal surat edaran KPU Surabaya terkait pemilih DPTKTb (Daftar Pemilih Tetap Khusus Tambahan).
"Terjadi kejanggalan dalam pelaksanaan Pilpres di kota Surabaya. Rakyat harus mengetahui dan mendapatkan kejelasan dahulu terkait persoalan tersebut," kata Arif, saksi Capres nomor 1 dalam rapat pleno Rekapitulasi suara Pilpres, Rabu (16/7/2014).
Dijelaskan Arif, adanya kejanggalan tersebut dalam Pilpres sangat mempengaruhi perolehan suara.
Dan jika tidak ada perbaikan dan kejelasan maka akan mencederai demokrasi di Kota Surabaya.
"Ini yang tidak boleh terjadi, makanya KPU harus memberi penjelasan sebelum melanjutkan rekapitulasi suara Pilpres," tutur Arif.