Pileg 2014
Rekapitulasi Ulang di 38 TPS dan Hitung Ulang di 40 TPS
Laporan Sariman Sianipar Caleg Partai Hanura di Dapil 4 menemukan adanya dugaan penggelembungan suara, khususnya di Kecamatan Simokerto
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA Online, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya akan melakukan rekapitulasi ulang di 38 TPS di Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Sabtu (3/5/2014) dan 40 TPS dilakukan penghitungan ulang di Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto, Minggu (4/5/2014).
Ketua KPU Surabaya, Eko Waluyo Suwardiono, Jumat (2/5/2014), mengatakan, rekapitulasi ulang dan hitung ulang tersebut hanya dilakukan untuk perolehan suara tingkat DPRD Surabaya. Hal itu sesuai dengan perintah dari KPU Jawa Timur setelah mendapat rekomendasi dari Bawaslu Jatim.
Dijelaskan Eko Waluyo, rekomendasi rekapitulasi ulang dan hitung suara ulang tersebut dilakukan menanggapi laporan dari caleg Hanura Surabaya dari Dapil 1 nomor urut 4, Sariaman Sianipar. Caleg tersebut melaporkan rekannya sendiri sesama caleg dari Hanura yang juga dari Dapil 1 dengan nomor urut 5 atas nama Sugito.
"Terus terang kita prihatin karena sebenarnya kasus ini bermula dari protes sesama caleg Hanura di dapil 1 saat rekapitulasi manual di KPU Surabaya pada 22 April lalu. Ketika itu persoalan sudah diselesaikan lewat Panwaslu Surabaya dan tidak terbukti. Tapi rupanya pelapor kurang puas sehingga melapor ke Bawaslu Jatim," ucap Eko Waluyo.
Seperti diketahui, 22 April 2014, pada saat KPU Surabaya dalam proses pengesahan rekapitulasi penghitungan suara Pileg 2014 sempat diskors selama 2 jam karena sewaktu penetapan hasil rekapitulasi ada surat pengaduan dari Caleg Partai Hanura yang diterima Bawaslu Jatim dan diteruskan ke Panwaslu Surabaya.
Laporan Sariman Sianipar Caleg Partai Hanura di Dapil 4 menemukan adanya dugaan penggelembungan suara, khususnya di Kecamatan Simokerto, Caleg nomor 4 melaporkan caleg nomor 5 yakni Sugito.
Berdasarkan hasil rekapitulasi manual KPU Surabaya, Sianipar mendapatkan suara sebanyak 3.155 suara, sedangakn caleg nomor 5 Sugito mendapatkan suara sebanyak 3.198 suara.
Selisih 43 suara antara Sianipar dan Sugito inilah yang menjadi persoalan karena berdasarkan rekapitulasi suara tersebut Sugito yang mendapatkan suara caleg terbanyak dari Hanura di Dapil 1 dan berhak maju sebagai anggota DPRD Surabaya mendatang.