Senin, 13 April 2026

Pilgub Jatim 2013

Jokowi dan Bambang DH di Ponorogo Disambut Ribuan Simpatisan

Jokowi dihadapan ribuan simpatisan menyatakan Bambang DH bisa dan mampu untuk memimpin Jawa Timur periode 2014-2019.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Heru Pramono

SURYA Online, PONOROGO - Kehadirihan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) yang mendampingi kampanye Calon Gubernur (Cagub) Jatim, Bambang DH di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Ponorogo disambut ribuan simpatisan Jokowi, Minggu (18/8/2013).

Bersama rombongan tim pemenangan Cagub dengan identitas penggagas Jempol itu, Joko langsung menuju pusat sate ayam Ponorogo di gang Sate yakni menuju rumah makan sate ayam milik Tukri. Paska mengunjungi proses produksi sate ayam tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan ke pasar Songgolangit, Kabupaten Ponorogo.

Di dalam pasar itu, Jokowi dan Bambang DH mendengarkan keluhan para pedagang pasar tradisional itu.

Kemudian acara langsung dilanjutkan dengan kampanye terbuka di lapangan Desa/Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (18/8) sore.

Jokowi dihadapan ribuan simpatisan menyatakan Bambang DH bisa dan mampu untuk memimpin Jawa Timur periode 2014-2019. Hal itu, dibuktikan dengan keberanian Bambang DH menyampaikan programnya anggaran Rp 500 juta per tahun per desa.

"Program Bambang DH ini luar biasa. Inilah calon pepimpin. Bambang DH orangnya sederhana, merakyat, dan pandai. Dia juag sudah berpengalaman menjadi eksekutif.
Wakilnya, Said pengalaman dalam legeslatif. Pasangan ini sama dengan saya.

Dulu saya berangkat dari Walikota Solo, Pak Bambang DH berangkat dari wakil Walikota Surabaya. Sebelumnya juga pernah menjadi Walikota Surabaya. Jadi pantas dia memimpin Jawa Timur," kata Jokowi disambut ribuan massa di lapangan Desa/Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Selain itu, Jokowi mengaku siap bekerjasama dengan Bambang DH untuk sama-sama memajukan DKI Jakarta dan Jawa Timur.

"Bambang DH dan saya nanti akan selalu koordiansi untuk memajukan daerah dan mensejahterakan rakyat masing-masing. Apalagi Bamband DH orang Pacitan. Pasangannya, Said dari Madura. Ini merupakan kolaborasi yang mantab dan pas dalam membangun Jatim," ungkap mantan Walikota Solo ini.

Sementara, dalam kampanye itu, dipenuhi anak-anak. Namun, Panwaslu Kabupaten Ponorogo, tidak menegurnya. Ketika dimintai keterangan terkait anak-anak yang dibawa dalam kampanye itu, Panwaslu Ponorogo belum ada yang bisa dikonfirmasi dan memberikan keterangan.

Akan tetapi, orangh tua yang membawa anaknya mengaku selain melihat Jokowi juga untuk lihat keramaian pertunjukan kesenian reog Ponorogo yang ikut meramaikan kampnye akbar Bambang DH tersebut.

"Ini kebetulan ada reog dan gajah-gajahan. Jadi anak saya ikut untuk melihat tontonan ini. Kan banyak polisi yang menjaganya. Makanya saya rasa aman-aman saja," papar Saino (45) warga Desa/Kecamatan Babadan itu.

Selain itu, Jokowi juga sempat diberi pakaian khas Ponorogo yakni pakaian serba hitam dan berbelangkon hitam sebagai pakaian khas Warok Ponorogo.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved