Selasa, 28 April 2026

PILGUB JATIM

Ditemukan Pemalsuan Ribuan Fotokopi e-KTP di Lamongan

Ditemukan Pemalsuan Ribuan Fotokopi e-KTP di Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Parmin
SURYA Online, LAMONGAN – Sebanyak 22.000  fotokopi e-KTP milik warga Kecamatan Paciran yang  dipalsukan untuk dukungan terhadap pasangan calon independen Pilgub Jatim  Eggi Sudjana-Sihat ditemukan di Lamongan. Sementara saat ada permintaan fotokopi e-KTP tiga orang yang terlibat diinformasikan untuk dukungan proposal pengajuan dana bantuan.

Kepastian adanya  fotokopi e –KTP untuk dukungan calon Gubernur Jatim dari jalur independen itu diungkapkan juga oleh Ketua KPUK Lamongan Khoirul Huda saat acara  Launching Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Jatim di halaman kantor KPUK, Senin (22/4/2013) malam.

Khoirul Huda menyebutkan adanya laporan masyarakat terkait pemalsuan dukungan terhadap pasangan calon independen Pilgub Jatim Eggi Sudjana-Sihat.

“Di Paciran, ada ribuan KTP elektronik yang fisiknya belum diserahkan kepada yang bersangkutan, namun fotokopinya sudah bisa masuk dalam daftar dukungan pasangan calonn independen Pilgub Jatim yang kami verifikasi. Terkait ini, Ketua Panwascam setempat Paciran  sudah valid melakukan klarifikasi, “ tegas Huda.

Dikatakan, ada laporan warga, seorang aparat Negara di Kecamatan Kembangbahu, yang juga protes atas masuknya fotokopi e-KTP-nya dalam daftar dukungan tersebut. Padahal yang bersangkutan  merasa tidak pernah  memberikan dukungan. Bahkan juga tidak pernah merasa menyerahkan fotokopi KTP-nya.

Sampai dengan 28 April mendatang pihaknya dibantu panitia pemungutan suara (PPS)  di kecamatan akan melakukan verifikasi faktual terhadap dukungan pasangan calon independen Pilgub Jatim yang akan dilaksanakan 29 Agustus mendatang itu.

”Satu persatu pemilik e-KTP akan kami datangi. Dan itu tugas kamiu,”tegasnya.

Sementara itu  sumber resmi yang didapat Surya.co.id menyebutkan, lepasnya e-KTP milik 22.000 warga Paciran yang difotokopi itu karena adanya keterlibatan Kades Sendangduwur, Barur Rohim, Kasi Pemerintahan Kecamatan Paciran, Mulyono SH, dan Nasrofi Staf Kasi Pemerintahan Kecamatan Paciran.

Namun, ketiganya beralasan permintaan fotokopi e-KTP saat itu untuk persyaratan proposal pengajuan dana bantuan di wilayah Paciran bukan untuk dukungan Cagub dan Cawagub independen.

“Ketiganya, Barur Rohim, Mulyono dan Nasrofi sudah membuat surat pernyataan  dan oleh Camat Paciran Suharto juga telah dilaporkan kepada bupati pada 22 April  kemarin,”ungkap sumber yang wanti – wanti tidak  mau disebutkan namanya.

Laporan resmi Camat Paciran Suharto itu dari hasil pemeriksaan ketiga orang yang terkait dan ditembuskan  kepada Inspketorat, Bakesbang,  Kadis Pol PP dan Panwaslukab.

Sementara itu Suharto, Camat Paciran beberapakali dikonfirmasi Surya melalui ponselnya terus terdengar nada sibuk.

Terkait temuan dukungan fotokopi KTP elektronik yang palsu itu, Bupati Fadeli  sudah memerintahkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bersama camat se-Lamongan agar benar-benar memvalidasi data e KTP.

“Kesalahannya harus ditelusuri. Ini ada e-KTP yang belum dibagikan kepada yang bersangkutan tapi foto copinya sudah dimasukkan dalam daftar dukungan, “ tegasnya.

Dia meminta  agar masyarakat menyikapi dewasa momen pesta demokrasi. Sebelum Pilgub nanti, Lamongan sudah akan pemanasan, melaksanakan Pilkades massal 381 desa dalam tiga tahapan. Kemudian setelah Pilgub ada lagi pemilihan anggota legislative DPR, DPD dan DPRD Provinsi dan kabupaten.

“Masyarakat Lamongan saya yakin bisa dewasa menyikapi pesat demokrasi ini. Ciptakan suasana tetap kondusif dan aman, sehingga pembangunan bisa tetap berjalan dengan baik, “pintanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved