Bunda HP Terus Berkampanye, Calon Lainnya Masih Tenang
Bunda HP merupakan salah satu kader PDIP yang berambisi maju dalam Pilwali 23 Mei 2013 nanti menggantikan suaminya Peni Suparto
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Satwika Rumeksa
Perempuan yang akrab disapa Bunda HP itu terus melakukan kampanyenya. Setelah meminta tanda tangan dukungan kepada 10.000 warga Malang, Bunda HP kini berhasil menggandeng Pemkot Malang menjadi partner pelaksanaan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Bunda terlihat ceria ketika menghadiri launching dan penandatanganan surat perjanjian pengelolaan PBB yang menggandeng Tim Penggerak PKK yang dipimpinnya, Rabu (30/1/2013) pagi di halaman balaikota Malang.
Ketika dituding keterlibatan PKK dalam pengelolaan PBB sebagai salah satu strategi politiknya, dia tidak menampik. "Iya memang ini bagian dari kampanye saya," ujarnya.
"Namun kampanye untuk menertibkan dan menyadarkan warga agar membayar pajak tepat waktu," kilahnya.
Bunda HP merupakan salah satu kader PDIP yang berambisi maju dalam Pilwali 23 Mei 2013 nanti menggantikan suaminya Peni Suparto. Dari partai yang sama juga muncul nama Sri Rahayu atau Yayuk (anggota DPR RI).
Saat ini, Bunda HP dan Yayuk tengah menunggu rekomendasi dari DPP PDIP. "Sampai saat ini rekomendasi belum turun. Menurut kami memang lambat," ujar Peni Suparto Ketua DPC PDIP yang juga Walikota Malang.
Peni menegaskan, untuk merebut rekomendasi itu, pihaknya tidak akan menggunakan money politik. "Ibu Megawati (Ketua Umum PDIP) sangat anti dengan korupsi. Kami tidak akan menggunakan money politik untuk mendapat rekomendasi itu," akunya.
Sementara itu, calon lain M.Anton-Sutiaji yang sudah pasti maju dalam Pilwali masih melakukan persiapan. "Persiapan terus kami lakukan. Penjaringan juga terus menerus," kata Sutiaji.
Melihat kondisi PDIP yang kian memanas, Sutiaji mengaku tidak terpengaruh sama sekali. "Peluangnya tetap sama karena yang namanya politik perkembangannya perdetik jadi potensi berubah adalah amat memungkinkan," pungkasnya.
M.Anton dan Sutiaji merupakan pasangan yang diusung atas koalisi PKb dan Gerindra. Pasangan ini merupakan satu-satunya pasangan parpol yang resmi mendeklarasikan diri dalam Pilwali. Sementara Parpol lainnya masih melakukan konsolidasi dan belum berani mendeklarasikan calon yang akan diusungnya. Padahal, pendaftaran pasangan calon baik dari jalur parpol maupun perorangan mulai dibuka pada 18-24 Februari 2013.