Berita Surabaya

45 Artis dan 100 Model Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Online, Usianya Masih Belasan Tahun

45 artis dan 100 model diduga terlibat jaringan prostitusi online, usianya masih belasan tahun

45 Artis dan 100 Model Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Online, Usianya Masih Belasan Tahun
istimewa
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Digital Forensik Polda Jatim mengidentifikasi dari 45 artis terungkap ada calon artis dan model yang diduga terlibat jaringan prostitusi online.

Seperti yang disampaikam Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebutkan , nama artis yang sudah teridentifikasi yaitu inisial AC, TP, BS, ML dan RF, termasuk, artis cantik Vanessa Angel (27) dan Avriellia Shaqqila yang diduga kuat terlibat jaringan prostitusi online.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan sampai saat ini ada tujuh nama publik figur yang sudah teridentifikasi tim digital forensik.

"Daftar artis dan model diduga terlibat prostitusi online berpotensi bertambah," ujarnya di Polda Jatim, Jumat (11/1/2019).

Barung Mangera memastikan daftar 45 artis dan 100 model cantik terlibat prostitusi itu didukung data otentik rekam jejak digital online.

Mulai dari tempat atau lokasi di hotel, rekaman percakapan chatting dan saat terjadinya transaksi prostitusi tersebut.

"Masih ada nama-nama mereka yang beranjak menjadi calon artis dan model diduga juga ikut terlibat prostitusi online," jelasnya.

Adapun informasi terbaru dari kepolisian, calon artis dan model diduga terlibat jaringan prostitusi online rata-rata berusia 30 tahun ke bawah.

Namun ada juga beberapa calon artis dan model yang masih berusia 19 tahun hingga 20 tahun.

Barung Mangera membenarkan usia calon artis dan model terindikasi prostitusi jaringan prostitusi artis.

"Iya, ada artis dan model yang baru beranjak meski mereka melakukan (prostitusi) satu hingga berkali-kali terlibat prostitusi online," pungkasnya.

Ditambahkannya, Polda Jatim berkomitmen mengusut tuntas jaringan prostitusi terselubung yang melibatkan publik figur tersebut.

"Kami konsen mengungkap postitusi online untuk membongkar kasus asusila di Jawa Timur," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved