Skak Mat! Penjelasan Jokowi Bikin Andi Arief Berubah Sikap & Tarik Semua Kritik Soal Pertemuan IMF

Andi Arief berubah sikap lalu tarik semua kritik soal pertemuan IMF. Ibarat permainan catur, Presiden Jokowi melakukan skak mat.

Editor: Tri Mulyono
BBC
Andi Arief 

SURYA.CO.ID - Ibarat permainan catur, Presiden Joko Widodo (Jokowi)  melakukan skak mat terhadap politisi Partai Demokrat, Andi Arief.

Andi Arif langsung berubah pikiran lalu menarik semua kritiknya soal pertemian IMF-Bank Dunia di Bali.

Itu setelah Presiden Jokowi membeberkan fakta-fakta tentang sumber dana pembiayaan pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali.

"Saya tarik semua kritik saya soal pertemuan IMF Bali setelah saya dengar Pak Jokowi bilang bahwa IMF dan Bank Dunia yg membiayai pertemuan itu.

Saya bener-bener kaget, sekali lagi kaget," tulis Andi Arief di akun Twitternya, @AndiArief_, Senin (8/10/2018) sore.

Baca: Cara Menulis Surat Lamaran CPNS 2018 serta Perubahan Syarat yang Dirilis Kemenpan RB

Baca: Cara The Sacred Riana Lebih Dekat dengan Penggemar, Simpel Banget tapi Bikin Senang

Baca: Viral! Potret 2 Anggota TNI makan Mie Instan Mentah Saat Bertugas di Gempa Palu & Donggala

Baca: Fakta Lengkap Miftahul Jannah, Pejudo yang Didiskualifikasi karena Tolak Lepas Jilbab

Andi Arief
Andi Arief (TWITTER)

Andi Arief  sebelumnya melontarkan kritik ihwal penyelenggaraan pertemuan tahunan International Monetery Fund (IMF) dan World Bank atau IMF - World Bank.

Mulanya, Andi Arief menyindir sebuah partai yang dia sebut "menjual nama mantan Presiden Soekarno, memiliki slogan wong cilik, tetapi kini telentang dan minta dicumbu IMF."

Cuitan ini pun dibalas oleh pengamat pajak Yustinus Prastowo.

Yustinus mengatakan, justru mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengusulkan Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF-World Bank ini di masa akhir jabatannya pada September 2014.

Tak lama, mantan Menteri Keuangan Chatib Basri membenarkan.

"Ya benar, bersama Bank Indonesia , pemerintah mengajukan diri menjadi tuan rumah pertemuan tahunan September 2014. Prosesnya tidak mudah, bersaing dengan negara-negara lain.

Indonesia dipilih menjadi tuan rumah Oktober 2015, kalau saya tidak salah," kata Chatib Basri dalam akun Twitternya @ChatibBasri, Minggu, 7 Oktober 2018.

Chatib melanjutkan, biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-World Bank ini pun tak langsung diajukan pada 2014.

Menurut dia, penganggaran itu baru dilakukan setelah Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah pada Oktober 2015.

"Dan itu terserah Indonesia mau membuatnya besar atau kecil. Sama seperti Asian Games juga," kata Chatib.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved