Skak Mat! Penjelasan Jokowi Bikin Andi Arief Berubah Sikap & Tarik Semua Kritik Soal Pertemuan IMF

Andi Arief berubah sikap lalu tarik semua kritik soal pertemuan IMF. Ibarat permainan catur, Presiden Jokowi melakukan skak mat.

Editor: Tri Mulyono
BBC
Andi Arief 

Keterangan Chatib ini pun menjadi amunisi bagi Andi untuk kembali melontarkan kritik untuk pemerintahan Joko Widodo dan membela SBY.

Dia mengklaim, SBY dan kabinetnya di akhir 2014 tidak berharap pertemuan IMF menjadi apa yang disebutnya pesta-pesta yang memakan uang sebesar sekarang.

Andi pun mengatakan bahwa gelaran internasional di era SBY tak pernah menghabiskan anggaran negara seperti pertemuan IMF-World Bank ini.

"Menghamburkan uang negara hampir triliunan buat pertemuan para rentenir, lalu berlindung bahwa di balik ini diajukan para menteri zaman SBY adalah dagelan," ujarnya.

Pertemuan IMF - World Bank memakan anggaran sekitar Rp 850 miliar yang bersumber dari APBN, belum ditambah sumber anggaran lainnya.

Anggaran ini dinilai terlalu besar oleh partai oposisi pemerintah, apalagi di tengah terjadinya bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Palu, Sulawesi Tengah.

Partai-partai oposisi pun menyerukan agar pemerintah melakukan penghematan dan menggeser anggaran IMF-World Bank untuk korban bencana.

Meski pengajuan Indonesia sebagai tuan rumah dilakukan pada era SBY, kata Andi, kendali kini dipegang Presiden Jokowi.

Dia mengatakan, SBY tidak lagi dalam posisi untuk bisa ikut campur soal pertemuan IMF-World Bank.

"Keputusan untuk membatalkan atau mengurangi penghamburan uang dan mempertajam rasa kemanusiaan karena bencana ada pada Pak Jokowi. Pak SBY bukan Presiden saat ini," kata Andi.

Sebelum menarik kritikannya, Andi Arief memposting artikel berita soal IMF.

Artikel itu berjudul "Jokowi: Mayoritas Anggaran Pertemuan IMF-World Bank untuk Infrastrukur Bali".

Di dalam berita itu, Jokowi mengatakan bahwa para delegasi dari masing-masing negara mengeluarkan biaya untuk akomodasi hingga biaya makan selama acara berlangsung.

Sepertinya, pernyataan Jokowi itulah yang membuat Andi Arief berubah pikiran.

Dikutip dari Kompas.com (grup Surya.co.id), Presiden Joko Widodo merespons pernyataan kubu Prabowo-Sandiaga mengenai penghematan biaya pada acara IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali demi penanganan dampak bencana di Sulawesi Tengah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved