Berita Tulungagung

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Pria Tulungagung Ini Pilih Jalan Mundur ke Puncak Argo Wilis

Untuk perjalanan ini, Meidi memasang sebuah rangka khusus dari paralon yang dihubungkan dengan tas punggung.

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Pria Tulungagung Ini Pilih Jalan Mundur ke Puncak Argo Wilis
surya/david yohannes
Meidi Bastoni (42) saat melakukan aksi jalan mundur. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Ada banyak cara masyarakat mengekspresikan suka citanya menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

Seperti yang dilakukan Meidi Bastoni (42), warga Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Pria yang bekerja sebagai tukang tambal ban ini berjalan mundur dari alun-alun Tulungagung menuju puncak Argo Wilis.

Perjalanan Meidi dimulai Selasa (14/8/2018) dan akan mencapai puncak pada 17 Agustus 2018.

"Nanti di puncak langsung melaksanakan upacara bendera," ujar Meidi saat ditemui di tengah perjalanan.

Meidi mengaku tidak ada persiapan khusus untuk aksinya ini.

Sebab ia adalah anggota klub pecinta alam, yang sudah terbiasa berjalan ke alam bebas.

Untuk perjalanan ini, Meidi memasang sebuah rangka khusus dari paralon yang dihubungkan dengan tas punggung.

Rangka ini dipasang sebuah kaca tepat di depan wajahnya.

Kaca ini yang membantu Meidi untuk melihat ke belakang.

Di balik kaca ini bertuliskan "tanda bakti untuk NKRI".

"Pokoknya capai istirahat, yang penting 17 Agustus sampai puncak," ucapnya.

Rute yang ditempuh, dari alun-alun ke arah Kecamatan Kauman, Kecamatan Karangrejo, Kecamatan Sendang, Desa Geger dan puncak Argo Wilis.

Menurut Meidi, aksinya ini untuk menggugah semangat kaum muda untuk melihat ke belakang, saat perjuangan melawan penjajah.

Meidi pernah melakukan aksi jalan mundur 12 kali, mayoritas dilakukan di luar kota.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved