Berita Mojokerto

Tiga Ular Piton Hasil Tangkapan Masih Berada di Kampung Unengan Mojokerto, Kondisi Hewan Itu Kini

Tiga ular piton berukuran jumbo hasil tangkapan warga masih berada di Kampung Unengan Mojokerto. Kondisi hewan itu kini...

Tiga Ular Piton Hasil Tangkapan Masih Berada di Kampung Unengan Mojokerto, Kondisi Hewan Itu Kini
surya/fatkhul alamy
Ular Piton hasil tangkapan warga di pelihara di kandang besi yang ditempatkan di depan makam Nyai Pandansari. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Masyarakat 'kampung ular' masih mempertimbangkan tawaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim wilayah Mojokerto-Sidoarjo terkait penangkapan tiga ekor ular Piton berukuran besar di kampungnya.

Rencananya, untuk keperluan konservasi BBKSDA menawarkan kepada warga supaya tiga ekor ular Piton itu lebih baik dipelihara di kebun binatang.

Namun mereka memilih untuk tetap memelihara tiga ekor ular Piton jenis Sanca Kembang atau Phyton Reticulatus (tidak dilindungi) yang sebelumnya berhasil ditangkap warga di kawasan Gua Unengan Desa Sekargadung Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto kemarin.

Kepala Dusun (Kasun) Unengan, Sudarsono menjelaskan sebagian warga telah sepakat untuk kepentingan bersama akan tetap memelihara tiga ular Piton tersebut.

"Sesuai permintaan dari sesepuh desa meminta agar tiga ekor ular Piton tetap berada di kampung Unengan," ucapnya kepada SURYA.co.id, Senin (6/8/2018).

Ular Piton hasil tangkapan warga di pelihara di kandang besi yang ditempatkan di depan makam Nyai Pandansari.
Ular Piton hasil tangkapan warga dipelihara di kandang besi yang ditempatkan di depan makam Nyai Pandansari. (surya/mohammad romadoni)

Menurut dia, kesepakatan memelihara ular Piton ini berdasarkan pertimbangan dari sejumlah warga yang menyakini jika keberadaan ular Piton tersebut merupakan penunggu kampung Unengan.

"Saya didatangi warga menceritakan sempat bermimpi tentang keberadaan ular itu yang juga diperkuat permintaan sesepuh desa pada intinya ular Piton itu tidak boleh keluar dari kampung Unengan," ungkapnya.

Karena itulah, kata Sudarsono, untuk saat ini tiga ekor ular Piton dipelihara di dua kandang besi berukuran 1 meter x 2 meter dan 2,5 meter x 70 sentimeter yang ditempatkan di depan makam Nyai Pandansari.

Mereka rutin memberi makan ular Piton dengan potongan daging ayam.

"Untuk memberi makan ular ini kami memakai dana sumbangan seikhlasnya dari warga yang melihat ular Piton," katanya.

Ular Piton hasil tangkapan warga dipelihara di kandang besi yang ditempatkan di depan makam Nyai Pandansari.
Ular Piton hasil tangkapan warga dipelihara di kandang besi yang ditempatkan di depan makam Nyai Pandansari. (surya/mohammad romadoni)
Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help