Polah Tokoh Bertarung Rebut Kursi Senayan (2)
Dana Besar Belum Jadi Jaminan Seorang Caleg
Adies mengaku untuk ongkos sosialisasi bagi caleg baru yang belum dikenal masyarakat, bisa menyerap dana di kisaran Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Heru Pramono
Besaran ongkos politik tersebut jauh berbeda dengan calon incumbent yang kemungkinan mengeluarkan dana lebih sedikit, yakni di kisaran Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar.
Tetapi, kata Adies, betapapun besar dana seorang caleg, tanpa diimbangi dengan turun ke masyarakat, maka hal itu tak aka ada artinya.
"Masyarakat sekarang ini cukup kritis. Jika tidak hati-hati, caleg bisa terjebak hanya sebagai ‘ATM berjalan’. Makanya seorang caleg dituntut harus cerdik juga dalam mengatur dan menjalankan strateginya," tandas Adies yang enggan menyebut ongkos caleg yang dipersiapkannya.
Di samping itu, tambah Adies, rakyat sekarang juga kritis dengan menyodorkan kontrak serta komitmen politik bagi caleg yang melakukan sosialisasi. Bahkan ada masyarakat yang menyodorkan kontrak janji jika caleg terpilih. Mereka akan menagih janji yang telah ditandatangani caleg jika berhasil terpilih nantinya.
"Hal itu dilakukan masyarakat karena tidak ingin tertipu oleh janji politisi. Bagi kami, itu sebagai hal lumrah karena sudah terbiasa menghadapi kondisi tuntutan rakyat seperti itu," tutur Adies Kadir. (aru)