Selasa, 2 Juni 2026

Pria Sidoarjo Ditangkap Polisi Surabaya, Sering Bawa Kabur Motor Teman

Polrestabes Surabaya mengungkap modus pelaku penggelapan motor yang mencari korban melalui media sosial dan memanfaatkan kedekatan.

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
istimewa
PENGAKUAN - Tersangka penipuan dan penggelapan sejumlah sepeda motor dengan memanfaatkan kedekatan emosional kepada korban, Diorama Alamsyah Putra (27), warga Sidoarjo, Jawa Timur, saat dimintai keterangan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (2/6/2026). Tersangka ternyata mencari korban melalui media sosial. 

Ringkasan Berita:
  • Polrestabes Surabaya menangkap pria asal Sidoarjo yang diduga menggelapkan sejumlah sepeda motor milik teman dan kenalan.
  • Pelaku mencari korban melalui media sosial lalu memanfaatkan kedekatan emosional untuk meminjam kendaraan.
  • Salah satu korban kehilangan Yamaha NMax setelah diminta menjemput pelaku di Terminal Bungurasih.

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Polrestabes Surabaya mengungkap modus penipuan dan penggelapan sepeda motor yang dilakukan seorang pria dengan memanfaatkan kedekatan emosional terhadap korbannya.

Pelaku diketahui mencari target melalui media sosial (medsos), sebelum membangun hubungan pertemanan dan melancarkan aksinya.

Tersangka berinisial DAP (27), warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Ia diamankan, setelah diduga menggelapkan sejumlah kendaraan bermotor milik teman maupun kenalan yang telah dikenalnya melalui medsos.

Kasus terbaru menimpa seorang pemuda berinisial ATR (24), warga Kecamatan Pakal, Surabaya.

Korban kehilangan sepeda motor Yamaha NMax tahun 2020 berwarna merah, setelah dipinjam pelaku dan tidak pernah dikembalikan.

Berawal dari Permintaan Tolong di Terminal Bungurasih

Menurut hasil penyelidikan, pelaku lebih dahulu menghubungi korban dan meminta dijemput di Terminal Bungurasih, Kabupaten Sidoarjo. Saat itu, pelaku mengaku baru tiba dari Malang.

Korban kemudian menjemput pelaku dan mengantarkannya ke tempat kos di kawasan Wonocolo, Surabaya.

Setelah tiba di lokasi, pelaku meminta izin meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli makanan.

Namun, setelah kendaraan dibawa pergi, pelaku tidak kembali hingga berjam-jam.

Merasa menjadi korban penipuan, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya.

Cari Korban Lewat Media Sosial

Dalam video yang diunggah akun Instagram Kapolrestabes Surabaya, pelaku mengaku mencari calon korban melalui media sosial.

“Saya cari di sosmed, kira-kira siapa yang gampang,” ujar pelaku saat menjalani pemeriksaan.

Pengakuan tersebut menguatkan dugaan, bahwa pelaku sengaja membangun relasi dengan calon korban untuk mendapatkan kepercayaan sebelum menjalankan aksinya.

Modus yang digunakan pelaku:

  • Mencari target melalui media sosial
  • Menjalin komunikasi dan hubungan pertemanan
  • Meminta bantuan atau pertolongan korban
  • Meminjam sepeda motor dengan berbagai alasan
  • Membawa kabur kendaraan dan menjualnya

Kapolrestabes Soroti Pengkhianatan Kepercayaan Korban

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan yang memimpin langsung interogasi menyesalkan tindakan tersangka, karena memanfaatkan niat baik korban.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved