Jumat, 8 Mei 2026

Kuli Bangunan Tewas Dibacok di Surabaya

Gelagat Kuli Bangunan Sebelum Tewas Dibacok di Surabaya, Menyapa Malah Diserang, Ucap: Salahku Opo?

Terungkap gelagat Hasan (37) sebelum tewas dihabisi komplotan orang tak dikenal di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Pegirian, Semampir, Surabaya.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Musahadah
Surya.co.id/Luhur Pambudi
KAGET - Seorang tukang kuli bangunan tewas dibacok sekelompok orang tak dikenal saat berjalan melintasi gang permukiman padat kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Pegirian, Semampir, Surabaya, pada Rabu (29/4/2026) pagi. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Terungkap gelagat Hasan (37) sebelum tewas dihabisi komplotan orang tak dikenal di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Pegirian, Semampir, Surabaya, pada Rabu (29/4/2026) pagi. 

Hasan tewas dengan kondisi mengenaskan di depan pintu belakang rumah warga setempat. 

Menurut kakak kandung korban, Hotimah (43), adiknya itu sempat menatap wajah si pelaku sebelum tragedi itu terjadi. 

Diceritakan, pada Rabu (29/4/202) pukul 07.30 WIB, Hasan sedang berjalan kaki sendiri untuk berangkat ke tempat kerjanya. 

Dikatakan, selama hampir tiga bulan terakhir, Hasan bekerja sebagai kuli bangunan membantu proses pembangunan rumah miliknya, di Jalan Sidotopo Sekolahan Gang VIII. 

Kronologi Kuli Bangunan Tewas Dibacok di Wonokusumo Jaya Baru Surabaya: Korban Luka Parah

"Biasanya sama temannya. Tapi tadi sendirian," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di kediamannya pada Rabu (2/4/2026). 

Hasan berjalan dari Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2 menuju ke rel kereta api yang membelah permukiman Kelurahan Pengirian tersebut. 

Saat hendak menyeberang rel KA, Hasan sempat melihat ada seorang pria misterius duduk di pinggiran Jalan Sidotopo Sekolahan Gang XII yang berbatasan langsung dengan perlintasan rel. 

Posisi Hasan berjalan terbilang dekat dengan posisi pria misterius tersebut.

Kemudian, Hasan sempat menyampaikan ucapan permisi berjalan  di dekat pria misterius. 

Tak disangka, pria misterius beranjak berdiri dari tempat duduknya lalu mengeluarkan sebilah celurit dari balik pakaian, dan menyabetkan ke tubuh Hasan. 

"Pelaku awalnya duduk duduk di rel. Korban; amit mas. Langsung dibacok," katanya. 

Pada momen tersebut, Hotimah mengungkapkan, Hasan sempat berteriak karena merasa kaget dengan aksi penyerangan yang serba mendadak tersebut. 

Bahkan, Hasan sempat menanyakan alasan si pria misterius tersebut melukai dirinya. 

Lalu, Hasan berlari kembali masuk ke dalam gang yang baru saja dilaluinya, dan terkapar akibat luka parah pada perut. 

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved