Jumat, 8 Mei 2026

Red Panda Asal Jepang akan Hadir di KBS Surabaya, Tindak Lanjut Breeding Loan Komodo

Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan kedatangan empat spesies satwa dari Jepang melalui skema kerja sama breeding loan.

Tayang:
Surya.co.id/Bobby Constantine Koloway
KERJASAMA INTERNASIONAL — Director of iZoo Jepang, Tsuyoshi Shirawa bersama Direktur Operasional dan Umum KBS, Nurika Widyasanti, saat berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS), Rabu (29/4/2026). Kebun Binatang Surabaya (KBS) resmi menandatangani perjanjian kerja sama breeding loan dengan iZoo Jepang, Rabu (29/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • KBS Surabaya akan menerima empat spesies satwa dari Jepang lewat skema breeding loan, termasuk red panda, jerapah, dan kura-kura Aldabra.  
  • Program ini bagian dari kolaborasi konservasi global, sekaligus memperkuat kualitas genetik koleksi satwa dan daya tarik pengunjung.  
  • Wali Kota Surabaya beri sinyal satwa kejutan berwarna merah, diharapkan jadi ikon baru KBS sebagai destinasi konservasi modern bertaraf internasional.  

 

SURYA.co.id, SURABAYA — Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan kedatangan empat spesies satwa dari Jepang melalui skema kerja sama breeding loan.

Program ini menjadi langkah strategis untuk menambah keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat kualitas konservasi satwa di KBS.

Baca juga: KBS dan iZoo Kerja Sama Breeding Loan, Sepasang Komodo Resmi Dipinjamkan ke Jepang

Kedatangan satwa tersebut merupakan bagian dari kolaborasi lintas negara yang juga terhubung dengan program breeding loan komodo antara KBS dan iZoo Jepang.

Melalui skema ini, KBS meminjamkan komodo untuk program pengembangbiakan terkontrol.

Terima Empat Spesies dari Jepang

Sebagai timbal balik, KBS akan menerima empat spesies satwa dari Jepang.

Tiga di antaranya adalah red panda, jerapah, dan kura-kura Aldabra, sementara satu spesies lainnya masih dirahasiakan.

Direktur Operasional dan Umum KBS, Nurika Widyasanti, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk nyata kolaborasi konservasi global. Program ini menghadirkan pengelolaan satwa lintas negara yang terintegrasi, sekaligus membuka pengalaman baru bagi pengunjung.

“Melalui kerja sama ini kami berkomitmen meningkatkan kualitas konservasi, edukasi, serta pengelolaan kebun binatang yang modern dan berkelanjutan. Surabaya to the world, konservasi adalah tanggung jawab bersama,” ujar Nurika kepada SURYA.co.id, Rabu (29/4/2026).

Dorong Transformasi KBS

Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Surabaya dalam mendorong transformasi KBS menjadi lembaga konservasi yang profesional dan berdaya saing global.

Keempat spesies yang didatangkan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari mamalia hingga reptil. 

Kehadiran satwa ini tidak hanya menambah daya tarik pengunjung, tetapi juga meningkatkan kualitas genetik koleksi satwa di KBS agar tidak terancam punah.

“Jadi tidak sekadar mendatangkan satwa baru, tapi juga memperbaiki kualitas genetik satwa yang sudah ada,” jelasnya.

Skema Breeding Loan

Program ini menggunakan skema breeding loan, bukan pertukaran satwa.

Artinya, masing-masing satwa tetap menjadi milik negara atau lembaga asal.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved