Rabu, 29 April 2026

Puluhan Kampung Nelayan akan Dibangun di Jawa Timur, DPRD Jatim Ingatkan Hal Ini

DPRD Jatim menyambut baik rencana pembangunan puluhan kampung nelayan di Jawa Timur.

Tayang:
Surya.co.id
GEBRAKAN WAKIL RAKYAT - Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti saat hadir di Studio TribunJatim Network beberapa waktu lalu. Dalam penjelasan terbaru, Erma mendorong berbagai upaya untuk stabilisasi harga bahan pokok. 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Jatim mendukung rencana pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026 untuk tingkatkan kesejahteraan nelayan.
  • Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti menekankan pentingnya desain program yang partisipatif, mengakomodir kebutuhan nelayan seperti akses BBM, alat tangkap, dan pengolahan hasil laut.
  • Kampung Nelayan dirancang terintegrasi dengan pelabuhan, cold storage, kios, hingga fasilitas ekonomi, didanai pusat Rp20–25 miliar per lokasi.

 

SURYA.co.id, SURABAYA - DPRD Jatim menyambut baik rencana pembangunan puluhan kampung nelayan di Jawa Timur.

Meski demikian, Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mengingatkan bahwa desain dan strategi program kampung nelayan harus betul-betul mengakomodir aspirasi nelayan. 

Kampung Nelayan Merah Putih

Rencana pembangunan puluhan kampung nelayan ini sebelumnya terungkap melalui penjelasan Pemprov Jawa Timur.

Rencananya, akan ada 40 pembangunan kampung Nelayan Merah Putih dan akan direalisasikan pada tahun 2026 ini. 

Baca juga: 40 Kampung Nelayan Merah Putih Bakal Dibangun di Jawa Timur

"Kita menyambut baik jika ada program untuk pemberdayaan dan penguatan sektor perikanan tangkap yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan atau Nilai Tukar Nelayan meningkat," kata Erma kepada SURYA.co.id, Selasa (28/4/2026). 

Akses Alat Produksi Nelayan

Politisi PDIP ini mengungkapkan, sejumlah persoalan yang kerap dihadapi nelayan adalah terkait akses alat produksi. 

Di antaranya, subsidi BBM, alat tangkap dan modal. 

Sejumlah persoalan ini kerap dihadapi selain juga pasca melaut seperti harga ikan, penyimpanan sekaligus bagaimana produk olahan sehingga bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi. 

Solusi Persoalan yang Kerap Hantui Nelayan

Sehingga, dengan adanya Kampung Nelayan bisa menjadi solusi atas sejumlah persoalan yang selama ini menghantui para nelayan.

Dengan demikian, diharapkan nelayan sebagai pelaku utama betul-betul mendapatkan dampak positif.

Erma yang juga Ketua DPC PDIP Tulungagung ini mengatakan, dalam konteks Jawa Timur hal ini tentu sangat diharapkan bisa mendukung produktivitas dan pendapatan dari sektor perikanan tangkap. 

Terlebih mengingat potensi perikanan tangkap di Jawa Timur masih banyak yang perlu ditingkatkan lagi.

Kontribusi Sektor Kelautan dan Perikanan

Sektor kelautan dan perikanan cukup relevan berkontribusi 20 persen PDRB Jawa Timur.

Namun sekali lagi, Erma menegaskan perlunya pelipatan partisipatif.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved