Jumat, 8 Mei 2026

Fashion Show Kartini ITS Pecah, Dosen Hingga Mahasiswa Tampil Pede di Jalan 

ITS menggelar fashion show Kartini di ruang terbuka, tampilkan busana adat dan semangat emansipasi perempuan

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
ITS KARTINI SHOW - Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD (kiri) bersama sang istri memimpin fashion show ITS Kartini Fashion Day 2026 di Bundaran ITS. (FOTO Humas ITS) 

Ringkasan Berita:
  • ITS gelar fashion show Kartini, dosen dan mahasiswa tampilkan busana adat Nusantara 
  • Peringatan Kartini di ITS dikemas unik lewat parade budaya di ruang terbuka kampus 
  • Fashion Day ITS angkat keberagaman budaya dan semangat emansipasi perempuan

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA — Peringatan Hari Kartini di Institut Teknologi Sepuluh Nopember tahun ini berlangsung meriah dan berbeda.

Melalui gelaran ITS Kartini Fashion Day 2026, civitas akademika ITS menampilkan parade dan fashion show busana adat di kawasan Bundaran kampus, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Unit Komunikasi Publik ITS ini menjadi upaya mengangkat keberagaman budaya Nusantara sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan Kartini melalui pendekatan yang kreatif dan kekinian.

Inovasi Baru Peringatan Hari Kartini Di Lingkungan Kampus

Rektor ITS, Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng.. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inovasi baru dalam peringatan Hari Kartini di lingkungan kampus.

“Selama ini peringatan Kartini biasanya hanya dengan mengenakan pakaian adat. Namun kali ini kami kemas dalam bentuk parade dan fashion show di ruang terbuka, dan ini baru pertama kali dilakukan,” ujarnya.

Baca juga: Mozaik Kartini dari Ribuan Sticky Notes Warnai Ubaya, Simbol Pemberdayaan Mahasiswa

Menurutnya, penggunaan busana adat tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya di tengah keberagaman Indonesia.

“Negara kita kaya akan budaya. Meski tidak digunakan setiap hari, ada momen tertentu di mana kita perlu mengenakan pakaian adat sebagai bentuk pelestarian,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan teknis kepada peserta, termasuk mekanisme penilaian oleh dewan juri yang meliputi kesesuaian tema, teknik catwalk, ekspresi, hingga kreativitas. 

Parade kemudian dimulai dari Pos 1 Sekuriti ITS menuju Bundaran ITS, dengan peserta menampilkan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Tak hanya pimpinan kampus, kegiatan ini juga melibatkan dosen, tenaga kependidikan, organisasi perempuan, hingga mahasiswa. 

Antusiasme peserta terlihat dari penampilan penuh percaya diri layaknya model profesional di atas catwalk dadakan di tepi jalan.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Para Srikandi DPRD Jatim Pakai Kebaya di Rapat Paripurna

Kegiatan yang digelar di ruang terbuka ini juga menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas. 

Meski demikian, pelaksanaan tetap berjalan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Bambang menambahkan, pemilihan lokasi di pinggir jalan bertujuan sebagai bentuk syiar agar masyarakat turut mengingat jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved