Penyelundupan Komodo NTT
Sindikat Perdagangan Komodo Libatkan Warga Sekitar, BBKSDA NTT Padamkan Pemburu Komodo
Sindikat penyelundupan Komodo ke luar negeri itu melibatkan warga sekitar sebagai pemburu Komodo.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- BBKSDA Nusa Tenggara Timur menyatakan terus mendorong ketergugahan kesadaran masyarakat NTT untuk tidak terlibat praktik ilegal perburuan Komodo untuk diperdagangkan ke pasar gelap.
- Pasalnya, sindikat penyelundupan Komodo ke luar negeri itu melibatkan warga sekitar sebagai pemburu Komodo.
- Komodo yang ditangkap oleh pemburu dalam sindikat ini berukuran kecil atau kategori 'anakan', karena usianya sekitar 1,5-2 tahun.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) angkat bicara terkait kasus penyelundupan Komodo, selaku hewan yang terancam punah yang dibongkar Polda Jatim.
BBKSDA NTT menyatakan terus mendorong ketergugahan kesadaran masyarakat NTT untuk tidak terlibat praktik ilegal perburuan Komodo untuk diperdagangkan ke pasar gelap.
Pasalnya, sindikat penyelundupan Komodo ke luar negeri itu melibatkan warga sekitar sebagai pemburu Komodo.
"Kami sebetulnya berharap yang paling mengefektif itu adalah bagaimana menyadarkan masyarakat sehingga tanpa kami pun masyarakat sudah mulai mengenali pentingnya populasi komodo sebagai bagian dari konstituen mereka," kata Kepala BBKSDA NTT, Adi Nurul Hadi dalam Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Perdagangan Satwa Endemik di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Rabu (15/4/2026).
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus perdagangan satwa Komodo yang berhasil dibongkar Anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, melibatkan enam orang tersangka.
Dua orang tersangka diantaranya adalah pemburu asal wilayah itu.
Baca juga: Kementerian Kehutanan Hanya Bisa Geram 17 Komodo Lolos Diselundupkan ke Thailand Miliaran Rupiah
Komodo Anakan
Komodo yang ditangkap oleh pemburu dalam sindikat ini berukuran kecil atau kategori 'anakan', karena usianya sekitar 1,5-2 tahun.
Panjangnya sekitar 43 cm dengan berat tubuh sekitar satu kilogram.
Komodo pada usia ini, memiliki kebiasaan hidup di atas pohon.
Komodo anakan menghindari Komodo dewasa yang berpotensi memangsa jenis mereka sendiri karena memiliki sifat kanibalisme.
Selama masih masa pertumbuhan, Komodo kecil bakal memakan serangga dan hewan repetil lain yang berukuran lebih kecil.
Menurut Adi, para pemburu memanfaatkan potongan ikan untuk menjebak Komodo menggunakan wadah pipa paralon.
"Nah, pada saat masuk tempat tersebut ada ke bawah dia enggak bisa naik ke atas lagi sudah terjepit," pungkasnya.
Baca juga: Breakingnews: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Komodo Antar Negara, Dikemas Paralon
