Lebaran 2026
Survei ITS : Kepuasan Angkutan Lebaran 2026 Meningkat, Kereta Api Tertinggi
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mempublikasikan hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap Angkutan Lebaran
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Survei IKM Angkutan Lebaran 2026 oleh ITS di 26 provinsi dengan 5.105 responden mencatat nilai 82,15 (kategori baik), naik 3,45 poin dari tahun lalu.
- Moda kereta api raih kepuasan tertinggi dengan nilai 94,30 berkat faktor keamanan, ketepatan waktu, dan fasilitas keselamatan; namun akses tiket masih jadi keluhan.
- Angkutan sungai, danau, penyeberangan (ASDP) terendah dengan nilai 77,48. Pemerintah diminta tingkatkan fasilitas hadapi lonjakan penumpang 10,87 persen saat Lebaran.
SURYA.co.id, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mempublikasikan hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap Angkutan Lebaran (angleb) 2026 yang menunjukkan peningkatan kualitas layanan transportasi.
Dalam survei yang dilakukan di 26 provinsi dengan melibatkan 5.105 responden, nilai IKM mencapai 82,15 atau masuk kategori baik, meningkat 3,45 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Evaluasi Layanan Angkutan Lebaran
Direktur Kerjasama dan Pengelolaan Usaha ITS, Tri Joko Wahyu, menjelaskan penelitian ini bertujuan mengevaluasi layanan angkutan Lebaran sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan bagi pemerintah.
ITS, sebagai institusi akademik, berkolaborasi dengan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan RI untuk mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi ke depan.
Baca juga: Mudik dan Wisata Lebaran 2026 Meningkat, Perjalanan Domestik dan Luar Negeri Makin Ramai
“ITS terus bersinergi mendukung kebijakan transportasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya kepada SURYA.co.id, Kamis (2/4/2026).
Moda Kereta Api Tertinggi
Pakar transportasi ITS, Prof Ir Hera Widyastuti, mengungkapkan moda kereta api menjadi yang tertinggi dalam tingkat kepuasan masyarakat dengan nilai IKM sebesar 94,30 atau kategori sangat baik
Baca juga: 233 Barang Milik Penumpang Kereta Api Tertinggal Selama Angkutan Lebaran 2026
Faktor keamanan selama perjalanan, ketepatan waktu, serta fasilitas keselamatan menjadi indikator utama yang mendukung tingginya penilaian tersebut.
"Masih ada sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait kemudahan memperoleh tiket kereta api saat periode Lebaran. Keterbatasan tiket menjadi salah satu keluhan utama pengguna yang perlu segera diatasi oleh pemangku kebijakan," urainya.
Nilai IKM Terendah
Sementara itu, moda Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) mencatat nilai IKM terendah sebesar 77,48, meskipun masih dalam kategori baik.
Berdasarkan aspek layanan, prasarana memperoleh nilai tertinggi sebesar 83,31, sedangkan manajemen transportasi menjadi aspek terendah dengan nilai 80,93.
Dalam sesi diskusi, Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Rudi Irawan, menyampaikan terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan umum rata-rata sebesar 10,87 persen selama periode Lebaran.
Hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk meningkatkan kesiapan fasilitas menghadapi lonjakan penumpang di masa mendatang.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Gapasdap : Macet Ketapang-Gilimanuk Bisa Jadi Bom Waktu Jika Tak Ada Solusi Jangka Panjang |
|
|---|
| Mudik dan Wisata Lebaran 2026 Meningkat, Perjalanan Domestik dan Luar Negeri Makin Ramai |
|
|---|
| Sehari Pasca Puncak Balik Lebaran 2026, Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Mengular |
|
|---|
| Jumlah Penerbangan dan Penumpang di Bandara Dhoho Kediri Meningkat Selama Libur Lebaran 2026 |
|
|---|
| Nini Carlina Rilis Ulang Lagu Religi saat Halal Bihalal di Banyuwangi, Kembali Setelah Vakum 8 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Lebaran-sekaligus-memberikan-rekomendasi-perbaikan-bagi-pemerintah.jpg)