Sabtu, 9 Mei 2026

Jambret Kalung di Surabaya Gagal Kabur karena Macet, Babak Belur Dihajar Massa

Jambret kalung di Surabaya babak belur dihajar massa usai gagal kabur akibat terjebak macet. Simak kronologi lengkapnya di sini.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
istimewa
JAMBRET DIHAJAR WARGA -Tangkapan layar Pelaku FA penjambret kalung yang gagal beraksi hingga bernasib disergap dan dihajar warga di kawasan Jalan Platuk, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (1/4/2026) sore. 
Ringkasan Berita:
  • Pelaku jambret FA (32) tertangkap warga di Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), karena motornya terjebak macet saat melarikan diri.
  • Barang bukti berupa kalung emas 3 gram berhasil diamankan polisi dari tangan pelaku yang sempat dihajar massa.
  • Pelaku sempat dibawa ke puskesmas karena luka-luka sebelum akhirnya digelandang ke Mapolsek Kenjeran untuk penyidikan.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Seorang pria berinisial FA (32), warga Pegirian, Semampir, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), babak belur dihajar warga setelah gagal melarikan diri usai menjambret kalung emas milik seorang perempuan pada Rabu (1/4/2026) sore.

Pelaku yang mengendarai motor Honda PCX tersebut tidak berkutik saat pelariannya terhenti oleh antrean kendaraan yang terjebak kemacetan di ujung jalan. Massa di kawasan Jalan Platuk, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya, yang emosi langsung menyergap dan menghadiahi pelaku dengan pukulan hingga terkapar.

Kronologi Aksi Penjambretan

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa pelaku memang sudah berniat melakukan aksi kejahatan dengan berkeliling mencari sasaran. Korban adalah FJ (19), seorang pejalan kaki yang saat itu sedang bersiap menyeberang di depan rumahnya.

  • Target: Kalung emas seberat tiga gram yang dikenakan korban.
  • Modus: Pelaku menguntit korban, lalu memutar balik motornya dan menarik paksa kalung hingga korban terjatuh.
  • Pelarian Gagal: Setelah berhasil menarik kalung, pelaku mencoba kabur ke arah utara namun terjebak kemacetan sore hari sekitar pukul 15.00 WIB.
  • Penangkapan: Suami korban dan warga sekitar langsung mengepung pelaku di tengah kemacetan sebelum akhirnya diamankan Polsek Kenjeran.

Kondisi Pelaku dan Barang Bukti

Saat dilakukan penangkapan, barang bukti berupa kalung emas milik korban ternyata masih berada dalam genggaman pelaku. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda PCX yang digunakan sebagai sarana kejahatan.

"Petugas kami yang sedang patroli langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Karena kondisinya babak belur, pelaku dibawa ke Puskesmas Tanah Kali Kedinding untuk penanganan medis sebelum diperiksa di Mapolsek," ujar Iptu Suroto, Kamis (2/4/2026).

Fenomena Jambret di Surabaya

Kawasan Kenjeran dan Sidotopo memang dikenal sebagai area padat penduduk dengan mobilitas tinggi, terutama pada jam pulang kantor. Kepadatan ini sering kali dimanfaatkan pelaku kriminal untuk memantau korban yang lengah, namun dalam kasus ini, kemacetan justru menjadi bumerang bagi pelaku.

Berdasarkan data kepolisian, aksi penjambretan di jalanan Surabaya sering kali menyasar perempuan yang mengenakan perhiasan mencolok di tempat umum. Meski pelaku mengaku baru pertama kali beraksi demi kebutuhan sehari-hari, polisi tetap melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau lokasi kejadian lainnya.

Imbauan  Polisi

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berada di jalan raya, terutama bagi pengendara atau pejalan kaki perempuan. Berikut beberapa tips keamanan:

  • Hindari memakai perhiasan emas yang mencolok atau berlebihan saat keluar rumah.
  • Selalu waspada terhadap kendaraan yang membuntuti atau berperilaku mencurigakan.
  • Jika menjadi korban, segera berteriak meminta tolong untuk memancing perhatian warga dan mempermudah penangkapan.
  • Segera lapor ke pos polisi terdekat atau gunakan aplikasi Command Center jika melihat tindakan kriminalitas.
Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved