Selasa, 28 April 2026

ITS-Indosat Kenalkan RoboDog: Robot Anjing Canggih yang Bisa Dikendalikan dari Spanyol

ITS, Indosat, Nokia dan NVIDIA perkenalkan RoboDog. Robot anjing otonom ini bisa dikendalikan dari jarak ribuan kilometer via jaringan 5G.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
istimewa
ROBODOG - Perwakilan Pengembang RoboDog Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Yuke Brilliant Hestiavin, saat mempersiapkan RoboDog untuk demonstrasi pengendalian jarak jauh di Kantor Indosat Surabaya. 

Ringkasan Berita:
  • RoboDog merupakan kolaborasi ITS, Indosat, Nokia, dan NVIDIA yang menggunakan teknologi AI-RAN dan 5G.
  • Robot ini mampu memahami perintah suara dan dikendalikan dari jarak ribuan kilometer, seperti dari Barcelona ke Surabaya.
  • Inovasi ini akan dipamerkan di Mobile World Congress (MWC) 2026 sebagai bukti kemampuan teknologi Indonesia di kancah global.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Nokia dan NVIDIA memperkenalkan inovasi terbaru berupa RoboDog.

Robot anjing otonom ini, dilengkapi dengan teknologi kendali jarak jauh yang mampu menjangkau hingga ribuan kilometer di AI-RAN Research Center, Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Sinergi antara empat institusi ini, menjadi kunci utama di balik terwujudnya inovasi robotika tersebut.

IOH memimpin pengembangan Artificial Intelligence Radio Access Network (AI-RAN), sedangkan Nokia menghadirkan infrastruktur jaringan 5G sebagai tulang punggung konektivitas.

Di sisi lain, NVIDIA berperan mendukung komputasi berbasis Graphics Processing Unit (GPU), dan ITS mengintegrasikannya ke dalam fisik robotika yang siap dioperasikan.

Kecanggihan Sensor dan Kendali Jarak Jauh

Perwakilan Pengembang RoboDog ITS, Yuke Brilliant Hestiavin, memaparkan bahwa RoboDog dirancang mampu menerima perintah suara manusia dan memahami konteks instruksi.

Tak hanya itu, sensor kamera dan LiDAR pada RoboDog memungkinkan robot untuk membaca kondisi sekitar secara real-time.

“Kemampuan ini dapat dikendalikan dalam jarak ribuan kilometer,” ungkap Yuke pada Minggu (1/3/2026).

Dalam skenario demonstrasi, RoboDog yang berada di Surabaya, Indonesia, dapat menerima perintah suara dari pengguna di Barcelona, Spanyol.

Robot ini bertugas untuk memeriksa kondisi suatu lokasi, mendeteksi potensi bahaya, hingga memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.

Berikut adalah beberapa fitur dan keunggulan utama RoboDog:

  • Menggunakan teknologi sensor kamera dan LiDAR untuk pemetaan situasi secara real-time.
  • Mampu memahami konteks instruksi melalui perintah suara manusia.
  • Didukung jaringan 5G untuk kendali jarak jauh dengan latensi ultra-rendah.
  • Dirancang untuk aplikasi pada industri dengan risiko tinggi bagi keselamatan manusia.

Mahasiswa Departemen Teknik Komputer ITS tersebut, menilai bahwa kemampuan robot untuk memahami situasi membuatnya sangat aplikatif untuk industri masa depan.

Fondasi AI-RAN dan Latensi Rendah

Di balik kecanggihan itu, VP Head of Technology Strategy & Partnership Management IOH, Irwan Radius, menyebut AI-RAN sebagai fondasi utama sistem tersebut.

Teknologi AI-RAN menghubungkan perintah dari jarak jauh dengan aksi robot melalui jaringan 5G yang stabil.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved