Selasa, 5 Mei 2026

Peringatan Battle of The Java Sea di Surabaya: Mengenang Gugurnya 2.300 Prajurit ABDACOM

Peringatan Battle of the Java Sea di Ereveld Kembang Kuning Surabaya mengenang 2.300 prajurit ABDACOM yang gugur dalam pertempuran laut 1942

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Sri Handi Lestari
PERTEMPURAN LAUT JAWA - Deputy Defense Attache of the Kingdom of the Netherlands atau Wakil Atase Pertahanan Kerajaan Belanda, Komandan Patrick Stahli (berseragam putih) saat memimpin upacara peringatan pertempuran laut Jawa di monumen Karel Doorman, di area Everald Kembang Kuning, Surabaya,Jawa Timur pada Jumat (27/2/2026). Pertempuran di laut Jawa terjadi pada 27 Februari 1942 antara Jepang dengan sekutu ABDACOM yang mengakibatkan lebih dari 2.300 personel menjadi korban dan nama-nama serta sebagian jenazah yang ditemukan dimakamkan dalam Everald yang salah satunya berada di Surabaya. 

Ringkasan Berita:
  • Upacara peringatan Battle of the Java Sea digelar di Ereveld Kembang Kuning Surabaya pada 27 Februari 2026.
  • Kegiatan dihadiri perwakilan diplomatik Belanda, AS, Australia dan Inggris dengan peletakan 11 karangan bunga.
  • Terdapat lebih dari 2.300 prajurit sekutu ABDACOM yang gugur dalam pertempuran melawan Jepang pada tahun 1942.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Atase Pertahanan Belanda di Indonesia bersama Yayasan Makam Kehormatan Belanda menggelar upacara peringatan Battle of the Java Sea atau pertempuran di Laut Jawa.

Kegiatan ini berlangsung khidmat di Makam Kehormatan (Ereveld) Kembang Kuning, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (27/2/2026).

Sejumlah pejabat penting hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Wakil Atase Pertahanan Kerajaan Belanda, Komandan Patrick Stahli, dan Direktur Oorlogsgraven Indonesia, Eveline de Vink.

Hadir pula Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Surabaya, Lily Jessica Tjokrosetio, serta perwakilan dari Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, Konjen Australia, hingga Konsul Kehormatan Kerajaan Inggris.

Prosesi Upacara dan Peletakan Karangan Bunga

Peringatan dimulai dengan upacara pembukaan di pendopo kecil area kantor Ereveld Kembang Kuning, sebelum rombongan bergerak menuju Monumen Karel Doorman.

Acara diisi dengan sambutan dari Atase Pertahanan Kerajaan Belanda, Yayasan Makam Kehormatan Belanda, dan perwakilan keluarga keturunan prajurit, Zain Abbas Gandrung.

Sebagai bentuk penghormatan, dilakukan peletakan 11 karangan bunga oleh perwakilan instansi dan organisasi yang hadir, meliputi:

  • Atase Pertahanan Kerajaan Belanda
  • Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Surabaya
  • Konsul Kehormatan Kerajaan Inggris
  • Konsulat Jenderal Amerika Serikat
  • Pemerintah Provinsi Jawa Timur
  • Pemerintah Kota Surabaya
  • Keluarga keturunan prajurit di Ereveld
  • Organisasi perkumpulan Belanda-Indonesia

Setelah peletakan karangan bunga, peserta upacara melanjutkan prosesi dengan menabur bunga ke bawah nisan nama-nama prajurit yang telah gugur.

Di area selasar antara Monumen Karel Doorman dan kantor, panitia juga menampilkan foto-foto bersejarah makam Kembang Kuning sejak zaman Belanda.

Sejarah ABDACOM dan Makam Kembang Kuning

Komandan Patrick Stahli menjelaskan, bahwa upacara ini merupakan agenda tahunan untuk mengenang pertempuran besar antara Jepang dan Sekutu pada 27 Februari 1942.

"Peringatan ini kami gelar tiap tahun sebagai bagian dari mengingat pertempuran di laut Jawa antara Jepang dan Sekutu pada 27 Februari 1942," jelas Patrick.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini lebih sering dilaksanakan di Ereveld Kembang Kuning Surabaya karena nilai sejarahnya yang tinggi.

Sementara itu, Eveline de Vink menyampaikan, bahwa saat ini yayasannya mengelola tujuh Ereveld yang tersisa di Pulau Jawa dari total 22 lokasi di masa lalu.

"Dulunya ada sekitar 22 everald tapi kini tinggal 7. Banyak everald karena memang tercatat ada sekitar lebih dari 2.300 prajurit dari armada sekutu ABDACOM yang gugur dalam pertempuran saat itu," ungkap Eveline.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved