Peringatan Battle of The Java Sea di Surabaya: Mengenang Gugurnya 2.300 Prajurit ABDACOM
Peringatan Battle of the Java Sea di Ereveld Kembang Kuning Surabaya mengenang 2.300 prajurit ABDACOM yang gugur dalam pertempuran laut 1942
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Upacara peringatan Battle of the Java Sea digelar di Ereveld Kembang Kuning Surabaya pada 27 Februari 2026.
- Kegiatan dihadiri perwakilan diplomatik Belanda, AS, Australia dan Inggris dengan peletakan 11 karangan bunga.
- Terdapat lebih dari 2.300 prajurit sekutu ABDACOM yang gugur dalam pertempuran melawan Jepang pada tahun 1942.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Atase Pertahanan Belanda di Indonesia bersama Yayasan Makam Kehormatan Belanda menggelar upacara peringatan Battle of the Java Sea atau pertempuran di Laut Jawa.
Kegiatan ini berlangsung khidmat di Makam Kehormatan (Ereveld) Kembang Kuning, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (27/2/2026).
Sejumlah pejabat penting hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Wakil Atase Pertahanan Kerajaan Belanda, Komandan Patrick Stahli, dan Direktur Oorlogsgraven Indonesia, Eveline de Vink.
Hadir pula Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Surabaya, Lily Jessica Tjokrosetio, serta perwakilan dari Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, Konjen Australia, hingga Konsul Kehormatan Kerajaan Inggris.
Prosesi Upacara dan Peletakan Karangan Bunga
Peringatan dimulai dengan upacara pembukaan di pendopo kecil area kantor Ereveld Kembang Kuning, sebelum rombongan bergerak menuju Monumen Karel Doorman.
Acara diisi dengan sambutan dari Atase Pertahanan Kerajaan Belanda, Yayasan Makam Kehormatan Belanda, dan perwakilan keluarga keturunan prajurit, Zain Abbas Gandrung.
Sebagai bentuk penghormatan, dilakukan peletakan 11 karangan bunga oleh perwakilan instansi dan organisasi yang hadir, meliputi:
- Atase Pertahanan Kerajaan Belanda
- Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Surabaya
- Konsul Kehormatan Kerajaan Inggris
- Konsulat Jenderal Amerika Serikat
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur
- Pemerintah Kota Surabaya
- Keluarga keturunan prajurit di Ereveld
- Organisasi perkumpulan Belanda-Indonesia
Setelah peletakan karangan bunga, peserta upacara melanjutkan prosesi dengan menabur bunga ke bawah nisan nama-nama prajurit yang telah gugur.
Di area selasar antara Monumen Karel Doorman dan kantor, panitia juga menampilkan foto-foto bersejarah makam Kembang Kuning sejak zaman Belanda.
Sejarah ABDACOM dan Makam Kembang Kuning
Komandan Patrick Stahli menjelaskan, bahwa upacara ini merupakan agenda tahunan untuk mengenang pertempuran besar antara Jepang dan Sekutu pada 27 Februari 1942.
"Peringatan ini kami gelar tiap tahun sebagai bagian dari mengingat pertempuran di laut Jawa antara Jepang dan Sekutu pada 27 Februari 1942," jelas Patrick.
Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini lebih sering dilaksanakan di Ereveld Kembang Kuning Surabaya karena nilai sejarahnya yang tinggi.
Sementara itu, Eveline de Vink menyampaikan, bahwa saat ini yayasannya mengelola tujuh Ereveld yang tersisa di Pulau Jawa dari total 22 lokasi di masa lalu.
"Dulunya ada sekitar 22 everald tapi kini tinggal 7. Banyak everald karena memang tercatat ada sekitar lebih dari 2.300 prajurit dari armada sekutu ABDACOM yang gugur dalam pertempuran saat itu," ungkap Eveline.
Battle of the Java Sea
Surabaya
Berita Surabaya hari ini
Patrick Stahli
ABDACOM
Meaningful
Multiangle
| Rekam Jejak Hari Karyuliarto Eks Direktur Pertamina, Rugikan Negara Rp1,8 T Cuma Dihukum 4,5 Tahun |
|
|---|
| Pelindo Marine Resmikan Bantuan Sumber Air Berkah: Krisis Air Tuban Teratasi |
|
|---|
| Bank Jatim Luncurkan JConnect Terbaru, Fitur Super Canggih Bikin Nasabah Terpesona |
|
|---|
| Polda Jatim Bekuk 2 Begal Sadis Pasuruan, Mahasiswi Luka Bacok 15 Cm |
|
|---|
| Kemitraan Indonesia–Australia Perkuat UMKM Hijau, Siapa Saja Bisa Ikut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/upacara-peringatan-Battle-of-the-Java-Sea-di-Monumen-Karel-Doorman.jpg)