Rilis Pers
Mahasiswa ISTTS Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang Flutter Fusion Competition 2026
Mahasiswa ISTTS meraih dua penghargaan di ajang kompetisi pengembangan aplikasi tingkat nasional, Flutter Fusion Competition 2026.
Ringkasan Berita:
- Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) meraih dua penghargaan di ajang Flutter Fusion Competition 2026.
- Ini adalah kompetisi pengembangan aplikasi tingkat nasional yang diselenggarakan Google Developer Groups (GDG) Surabaya, Flutter Surabaya, dan AI/ML Surabaya.
SURYA.CO.ID I SURABAYA — Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) meraih dua penghargaan di ajang Flutter Fusion Competition 2026, sebuah kompetisi pengembangan aplikasi tingkat nasional yang diselenggarakan Google Developer Groups (GDG) Surabaya, Flutter Surabaya, dan AI/ML Surabaya
Kompetisi ini menghadirkan juri profesional, Sidiq Permana (Co-Founder & CIO of BBS.DEV, GDE Android) dan Joshua de Guzman (Senior Software Engineer & Flutter GDE Filipina).
Penilaian dilihat dari aspek inovasi, fungsi, teknologi, dan dampak sosial.
Di kompetisi yang digelar di Surabaya pada Sabtu-Minggu 21-22 Februari 2026, Mahasiswa ISTTS menyabet dua gelar juara,
Yakni, Juara 2 yang diraih Alexander Erick, Kevin Jonathan Halim, Jenny Elizabeth Alim.
Baca juga: Strategi Transisi Ketergantungan Server Berskala Besar Menuju Pemrosesan Lokal Dibedah di ISTTS
Mereka mengembangkan aplikasi Teman Keluarga yang merupakan platform inklusif menggabungkan manajemen kesehatan lansia dengan interaksi keluarga.
Fitur unggulannya meliputi Medication Reminder, gamifikasi aktivitas harian, SOS Button, Memory Book, Family Chat Room, hingga Friend with AI, sehingga membantu keluarga tetap terhubung dan memberikan perhatian lebih bermakna.
Selain itu, mahasiswa ISTTS juga meraih juara 3 untuk aplikasi Belajar Bareng App.
Mereka terdiri dari Given Lee dan Adeltrudo Donal.
Aplikasi Belajar Bareng App adalah Learning Management System (LMS) modern dengan fitur Multi Role Authentication, manajemen akademik, materi pembelajaran, sistem tugas dan kuis, AI-powered Quiz berbasis Gemini, serta Real-Time GPS Tracking untuk meningkatkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.
Prof. Dr Esther Irawati, penasehat lomba yang juga Lead Organiser GDG Surabaya mengaku bangga dengan raihan mahasiswa ISTTS.
“Saya sangat bangga mengumumkan bahwa dua tim hebat dari Institut STTS berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang Flutter Fusion Competition," katanya pada Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, kompetisi ini bukan sekadar lomba UI, melainkan pembuktian integrasi antara Flutter (Frontend), Cloud Computing (Infrastructure), dan Artificial Intelligence (Intelligence).
"Melihat cara mereka menyatukan efisiensi Flutter dengan skalabilitas Cloud dan kecerdasan AI membuat saya optimis bahwa mereka adalah bagian dari generasi masa depan teknologi Indonesia,” tegasnya.
ISTTS
Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (IST
Flutter Fusion Competition 2026
Multiangle
Meaningful
SURYA.co.id
| Tingkatkan Kompetensi Guru, SMP Wahid Hasyim 9 Sedati Sidoarjo Gelar Workshop Menulis |
|
|---|
| UISI Serahkan Kompartemen Penjernih Air Berteknologi IoT ke Masyarakat Bagindo Kilir Blitar |
|
|---|
| Latih Guru Cerdas Digital, Diskominfo Jatim Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial - AI Goes To School |
|
|---|
| Perkuat Publikasi Karya Ilmiah, Fisip Ubhara Surabaya Jalin Kerjasama dengan Unla Bandung |
|
|---|
| Darurat Judi Online, Fisip Ubhara Ajak Guru BK Lindungi Generasi Muda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ISTTS-juara-kompetisi-pengembangan-aplikasi.jpg)