Rabu, 27 Mei 2026

Pemkab Gresik dan PCNU Bersinergi Selamatkan Ribuan Anak PMI Tanpa Identitas di Malaysia

Ribuan anak PMI Gresik di Malaysia hidup tanpa identitas karena pernikahan siri. Pemkab Gresik & PCNU upayakan pemulangan dan pendidikan.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Humas Pemkab Gresik
ANAK PMI GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gandeng PCNU Gresik untuk pemenuhan hak anak PMI asal Gresik di Malaysia, di Aula Masjid Maulana Malik Ibrahim, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis, (23/10/2025). 

Bupati Gus Yani menegaskan, bahwa solusi utama adalah memulangkan anak-anak tersebut ke Indonesia. 

"Ketika usia 0–17 berada di Malaysia tanpa status identitas, maka anak tersebut dinyatakan tidak memiliki identitas kewarganegaraan apa pun," tegasnya.

Untuk mendukung upaya pemulangan dan pemenuhan hak pendidikan, Pemkab Gresik mengajak lembaga-lembaga pendidikan di bawah Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI), Ma’arif NU, maupun pesantren di bawah naungan PCNU Gresik untuk bersinergi membantu.

"Yang penting bisa dibawa pulang dulu. Kalau mau sekolah negeri, nanti bisa melalui dinas. Kalau mau mondok, bisa dititipkan ke lembaga pendidikan di bawah RMI atau Ma’arif," pungkas Gus Yani.

Dalam rangkaian acara Hari Santri Nasional tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani juga dianugerahi sebagai Bupati Santri. 

Selain itu, PCNU Gresik turut meluncurkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Omah Masyarakat Berdaya Gresik LKKNU, serta Festival Santri X oleh PC LP Ma’arif NU untuk menjawab tantangan industri.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved