SURYA Kampus
Sosok Wan Sabrina Mayzura, Wisudawan Termuda ITS yang Langsung Lanjut S2-S3
Wan Sabrina Mayzura mencatatkan prestasi sebagai salah satu wisudawan termuda Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA – Wan Sabrina Mayzura, yang akrab disapa Sabrina, mencatatkan prestasi sebagai salah satu wisudawan termuda Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada Wisuda ke-132.
Gadis kelahiran Pekanbaru, 20 Mei 2005 ini menempuh pendidikan S1 Teknik Informatika dan berhasil lulus pada usia 20 tahun 4 bulan, setelah menempuh kuliah delapan semester.
Perjalanan pendidikan Sabrina sudah luar biasa sejak bangku sekolah dasar.
Ia memulai sekolah di SDN 50 Bengkalis pada usia lima tahun, saat teman-temannya sebagian besar lebih tua darinya.
Baca juga: Guru Besar ITS Kembangkan Teknologi Satelit untuk Pantau Kenaikan Muka Laut
“Saat itu, tak banyak SD yang bisa menerima siswa seusia saya, jadi saya merasa sangat bersyukur bisa sekolah lebih dulu,” ujar Sabrina mengenang awal pendidikannya.
Kesempatan ini ia lanjutkan dengan menempuh pendidikan SMA lebih cepat di SMAN 8 Pekanbaru.
Dengan program akselerasi yang diikutinya, Sabrina menyelesaikan SMA hanya dalam dua tahun.
Baca juga: Gandeng Kampus dan Alumni, YMI ITS Resmikan Program Kolaborasi untuk Masyarakat
Keberhasilan ini membuatnya bisa melanjutkan kuliah di ITS pada usia 16 tahun, lebih cepat dibandingkan teman-temannya sebayanya.
Di ITS, Sabrina menekuni akademik dengan serius, namun tak melupakan kegiatan nonakademik.
Ia aktif dalam kepanitiaan kampus serta berbagai kegiatan pengabdian masyarakat, termasuk program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas).
“Saya ingin setiap kesempatan yang saya dapatkan bisa digunakan untuk memberi manfaat, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujar Sabrina.
Baca juga: ITS Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Situasi Nasional, Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban
Setelah diwisuda pada hari pertama wisuda, Sabrina langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana ITS untuk menempuh S2 dan S3 sekaligus dengan beasiswa FAST-D.
Ia menekankan, motivasinya bukan hanya untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga untuk memberikan dampak positif bagi orang lain.
“Saya berharap dengan studi lanjut ini, saya bisa lebih banyak memberikan manfaat dan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Prestasi Sabrina sejalan dengan komitmen ITS dalam mendorong pendidikan berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| RS Ubaya Gandeng KONI Jatim Perkuat Penanganan Cedera Atlet |
|
|---|
| Tak Langsung Ditutup, Unesa Beri Waktu Dua Tahun bagi Prodi yang Sepi Peminat |
|
|---|
| Binus Malang Gelar Edukasi Pentingnya Pilih Jurusan Kuliah untuk Kesiapan Dunia Kerja |
|
|---|
| Wamendag Dorong Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Jadi Entrepreneur Global |
|
|---|
| Prodi Tak Relevan akan Ditutup, Pakar Pendidikan Surabaya Soroti Hal Penting Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/WISUDAWAN-ITS-Wan-Sabrina-Mayzura-kiri-saat-menerima-ijazah-sarjana.jpg)