Geger Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dirawat di Klinik, DPRD Ikut Turun Tangan
Ada dugaan malapraktik, bayi bernama Hanania Fatin Majida disebut meninggal dunia usai dirawat di sebuah klinik di Kabupaten Sidoarjo, Jatim.
SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Seorang bayi bernama Hanania Fatin Majida usia 2,5 tahun, disebut meninggal dunia usai dirawat di Klinik Siaga Medika, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).
Ada dugaan malapraktik dalam peristiwa itu, sehingga meninggalnya bayi Hanania menjadi perbincangan banyak kalangan.
Terkait hal tersebut, DPRD Sidoarjo pun ikut turun tangan.
Para pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut, semua diundang untuk hearing di gedung dewan.
Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, Klinik Siaga Medika, orang tua korban dan beberapa pihak terlihat hadir dalam pertemuan di DPRD Sidoarjo, Kamis (28/8/2025).
Orang tua korban, Siti Nur Aini, menceritakan bahwa anaknya sempat dirawat di klinik Siaga Medika selama 5 hari.
Warga Candipari, Kecamatan Porong, Sidoarjo itu menceritakan, awalnya putrinya didiagnosa mengalami sakit tifus.
“Sempat membaik, tapi pas hari ke lima itu kondisinya drop dan kejang-kejang. Kami sebagai orang tua pun panik,” ujar Siti saat hadir dalam hearing yang difasilitasi Komisi D DPRD tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan kembali, ternyata Hanania dinyatakan positif demam berdarah. Tangan dan kakinya juga melepuh. Seperti ada air bercampur nanah.
Keluarga kemudian meminta rujukan untuk dibawa ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo.
Namun, upaya itu tidak mudah. Pihak klinik meminta keluarga melunasi biaya perwatannya terlebih dulu, karena status kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif.
“Pas kami mau minta rujukan itu, disuruh membayar biaya perawatan,” ungkap Nur Aini.
Biayanya sekitar Rp 3 juta. Lantaran tidak punya uang, pihak keluarga diminta menjaminkan Kartu Keluarga (KK) Asli kepada Klinik Siaga Medika. Setelah itu, pasien baru mendapatkan surat rujukan ke RSUD Sidoarjo.
Tapi karena kondisi pasien sudah drop, nyawa bocah itu tidak terselamatkan.
Hanania meninggal dunia setelah sekitar 12 jam mendapat perawatan di RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Orang tua dan keluarga pun syok berat dengan peristiwa ini.
Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo
bayi di Sidoarjo
malapraktik
Klinik Siaga Medika
DPRD Sidoarjo
RSUD RT Notopuro
Kecamatan Porong
RSUD Sidoarjo
dr Lakhsmie Herawati Yuwantina
SURYA.co.id
Abdilah Nasih
Dhamroni Chudlori
| Pesta Miras Maut Di Jember, Dokter RS Baladika Husada Ungkap Anggota TNI Meninggal Karena Hipertensi |
|
|---|
| Kelabui Konter HP Dengan Transferan Kosong, 2 Pria di Kota Blitar Larikan 2 Unit iPhone 11 Pro Max |
|
|---|
| Widiasih Atlet Terjun Payung yang Hilang 4 Hari Saat Kejurda Jabar, Ditemukan Meninggal |
|
|---|
| Tuntas 100 Persen Pada 2025, Perkim Pasuruan Perbaiki Puluhan RTLH, Jamban, MCK dan Jalan Lingkungan |
|
|---|
| Tabiat DJ Donny Korban Teror Bangkai Ayam hingga Bom Molotov, Tetangga Bongkar Kebaikannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/hearing-di-DPRD-Sidoarjo-Jatim-terkait-masalah-meninggalnya-bayi-Hanania-Fatin-Majida.jpg)