Kelabui Konter HP Dengan Transferan Kosong, 2 Pria di Kota Blitar Larikan 2 Unit iPhone 11 Pro Max
"Lama transaksi sampai deal itu hanya sekitar 25 menit. Pelaku tidak banyak basa-basi, pilih ponsel langsung dibayar," terangnya.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Deddy Humana
Ringkasan Berita:
- Penipuan dalam bertransaksi terjadi di sebuah konter HP di Kota Blitar, ketika dua orang membayar dengan transferan kosong.
- Pelaku membeli dua unit iPhone 11 Pro Max seharga Rp 9,7 juta dan mentransfer pembayarannnya yang ternyata tidak valid.
- Transferan kosong itu baru diketahui 1 jam setelah transaksi, dan kedua pelaku sudah terekam kamera CCTV sebelum kabur.
SURYA.CO.ID, KOTA BLITAR - Video penipuan pembelian ponsel dengan modus pembayaran dengan transfer kosong, terekam di sebuah konter HP di Jalan Veteran, Kota Blitar dan viral di media sosial (medsos), Jumat (2/1/2026).
Dalam aksi itu, dua pria pelaku membawa kabur dua unit iPhone 11 Pro Max yang total harganya Rp 9,7 juta dari konter.
Berdasarkan video rekaman CCTV, aksi penipuan itu terjadi, Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Namun video aksi penipuan itu baru viral di medsos, Jumat (2/1/2026).
"Aksi penipuannya terjadi Selasa lalu. Aksi mereka terekam kamera CCTV di konter," kata penjaga konter, Harin, Jumat (2/1/2026).
Harin mengatakan, kedua pelaku datang berboncengan sepeda motor. Ciri-ciri pelaku, satu berbadan kurus dan satu lagi berbadan agak gemuk. Keduanya mengenakan baju warna hitam. Pelaku yang berbadan kurus memakai topi.
"Pelaku yang memakai topi ini yang masuk dulu ke konter. Sedang pelaku satunya sempat menunggu di luar. Tetapi kemudian juga ikut masuk ke konter," ujarnya.
Pelaku yang memakai topi kemudian memilih ponsel dan bertransaksi. Pelaku tanpa basa-basi langsung memilih dua unit ponsel iPhone 11 Pro Max seharga total Rp 9,7 juta.
Pelaku sempat nego minta harga turun Rp 200.000. Tetapi pihak konter tidak bisa nego harga sehingga kemudian pelaku setuju dengan harga yang dipatok konter.
"Lama transaksi sampai deal itu hanya sekitar 25 menit. Pelaku tidak banyak basa-basi, pilih ponsel langsung dibayar," terangnya.
Transfer Tidak Tervalidasi
Penjaga konter lainnya, Nanda mengatakan, awalnya pelaku minta pembayaran menggunakan mesin EDC. Namun mesin EDC di konter sedang rusak dan pelaku melakukan pembayaran secara transfer.
Pelaku menyerahkan foto bukti transfer kepada penjaga konter. Setelah itu pelaku langsung membawa dua unit iPhone dari konter.
"Pelaku menyerahkan bukti transfer yang ternyata tidak valid dan itu kami sadari 1 jam setelah transaksi," tambah Harin.
Ia menyadari, peristiwa itu terjadi juga ada kelalaian dari penjaga konter. Penjaga konter tidak langsung mengecek mutasi di rekening konter.
"Bukti transfer yang diserahkan pelaku ke penjaga konter masih menunggu pembayaran. Kami cek lima kali di rekening, pembayaran tetap tidak masuk," ujarnya.
"Ketika transaksi, penjaga konter seperti blank, kami hanya diam. Seperti digendam. Setelah 1 jam, kami baru sadar saat mengecek bukti transfer tersebut," pungkasnya. ****
penipuan transaksi
transferan kosong
iPhone 11 Pro Max
2 iPhone senilai nol
Kota Blitar
SURYA.co.id
Meaningful
| SIG Rampungkan Dermaga Ekspor Tuban Rp1,4 T, Siap Dongkrak Pasar Global |
|
|---|
| Nekat Gelar City Tour Jelang Puncak Haji KBIHU Terancam Sanksi Berat dari Kemenhaj |
|
|---|
| Rekam Jejak Dirut KAI Bobby Rasyidin yang Didesak Mundur Anggota DPR Imbas Kecelakaan KA Argo Bromo |
|
|---|
| Bisakah 6 Janji Besar Presiden Prabowo di May Day 2026 Terwujud? Pengamat Malah Ragu |
|
|---|
| Imbas Trump Siapkan Serangan Dahsyat, Iran Aktifkan Sistem Pertahanan Udara dan Kirim Proposal Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/penipuan-Kota-Blitar.jpg)