Kamis, 28 Mei 2026

Berita Viral

Bantah Pencoretan Cathlyn Yvaine dari Calon Paskibraka Nasional Curang, Ini Sosok Bustanul Arifin

Kepala Kesbangpol Provinsi Sulsel Bustanul Arifin membantah pencoretan nama Cathlyn Yvaine Lesmana, sebagai calon Paskibraka

Tayang:
Editor: Musahadah
kolase Tribun Timur/instagram
BANTAH - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulsel Bustanul Arifin (kanan) membantah pencoretan nama Cathlyn Yvaine Lesmana, sebagai calon Paskibraka tingkat nasional, diwarnai kecurangan.  

Bustanul Arifin juga menegaskan kemampuan berbahasa daerah tidak menjadi faktor yang menggugurkan peserta dalam seleksi tingkat nasional.

Menurut Bustanul, pertanyaan mengenai bahasa daerah memang menjadi bagian dari tes kepribadian untuk melihat pemahaman peserta terhadap kearifan lokal daerah.

"Jadi tes kepribadian salah satunya adalah melihat kearifan lokal yang bersangkutan namanya juga mewakili daerah, masa salah ketika kita bertanya tahu bahasa daerah tidak," ujar Bustanul dikutip dari Kompas.com, Selasa (26/5/2026).

"Tetapi, bahasa daerah tau atau tidaknya itu tidak menjadi indikator menggugurkan," tambahnya.

Bustanul juga membantah narasi yang menyebut Cathlyn sempat ditetapkan lolos lalu diganti peserta lain.

Ia juga mengungkap posisi peserta asal Kota Makassar dalam hasil pemeringkatan seleksi tingkat provinsi.

"Perlu kami sampaikan bahwa kata diganti itu adalah sudah ditetapkan terus diganti, logikanya begitu, berarti ada pengumuman dulu, lolos ini bersangkutan terus diganti orang baru. Tapi ada tidak pengumuman yang dimaksud," jelas Bustanul.

"Kalau pun Makassar mau ngotot menganggap harusnya kan yang diprioritaskan itu Putri bukan Cathlyn karena lebih tinggi nilainya. Tetapi yang digoreng karena Tionghoanya," imbuhnya.

Terkait tudingan bahwa proses seleksi berlangsung tertutup, Bustanul menjelaskan bahwa penentuan tiga besar memang dilakukan dalam rapat yang hanya diikuti panitia dan peserta sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dan, memang pada saat itu memang dikeluarkan semua pendamping dari kabupaten dan hanya seluruh peserta seleksi."

"Kalau kami mau kucing-kucingan tidak perlu ada peserta seleksi di dalam, langsung kami tetapkan, tetapi pada saat itu kita memang lakukan pendalaman betulkah ini nilainya kita cek lagi satu kali , tapi itu disaksikan semua siswa," tuturnya.

Bustanul menegaskan siap menerima konsekuensi apabila ada pihak yang mampu membuktikan adanya kecurangan dalam proses seleksi tersebut.

"Kalau ada bisa buktikan Cathlyn masuk tiga besar, saya siap apapun risikonya. Logikanya masa kita kasih gugur orang karena bahasa daerah, masuk akal tidak, kita mau kasih gugur orang karena dia Tionghoa, itu tidak," pungkasnya.

Siapakah Bustanul Arifin

Bustanul Arifin, S.H., M.M. dilantik menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak Oktober 2025. 

Sebelumnya dia menjabat Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved