Sinergi Bawaslu dan Umsida Menguat, Kampus Kini Jadi Garda Pengawas Demokrasi
Bawaslu Sidoarjo dan Umsida menjalin kerja sama memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif pemilu.
Penulis: M Taufik | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Bawaslu Sidoarjo dan Umsida menandatangani MoU untuk memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif pemilu.
- Kerja sama mencakup seminar kepemiluan, kuliah umum, relawan demokrasi, hingga program magang mahasiswa hukum.
- Bawaslu berharap mahasiswa dan sivitas akademika menjadi motor penggerak sosialisasi demokrasi demi kualitas pemilu lebih baik.
SURYA.CO.ID SURABAYA - Komitmen memperkuat kualitas demokrasi di Kabupaten Sidoarjo terus digencarkan melalui kolaborasi dunia akademik dan penyelenggara pemilu.
Bawaslu Sidoarjo menggandeng Umsida untuk membangun pengawasan partisipatif yang lebih kuat, kritis, dan berintegritas.
Kolaborasi Kampus dan Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif pemilu.
Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kampus 1 Umsida, Sidoarjo, Senin (18/5/2026).
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Perkuat Sinergi dengan Umsida demi Kemajuan Daerah
Penandatanganan MoU dilakukan Ketua Bawaslu Sidoarjo Agung Nugraha bersama Wakil Rektor I Umsida Hana Catur Wahyuni yang mewakili Rektor Umsida Hidayatulloh.
Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tak hanya di tingkat universitas, kolaborasi juga diperkuat melalui penandatanganan kerja sama antara Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Umsida yang diwakili Dekan FBHIS Poppy Febriana dengan Bawaslu Sidoarjo.
Kesepakatan teknis turut diteken Kepala Program Studi Hukum FBHIS Umsida Lidya Sherry Muis bersama pihak Bawaslu untuk memperjelas langkah konkret yang akan dijalankan bersama.
Beberapa program yang disepakati meliputi penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) dan seminar nasional mengenai isu aktual kepemiluan serta netralitas aparatur sipil negara (ASN).
Baca juga: Bawaslu Sidoarjo Kumpulkan Dokumen Kegiatan Pilkada Sidoarjo 2024 Jadi Sebuah Buku
Selain itu, jajaran Bawaslu juga akan terlibat dalam kuliah umum dan pengabdian masyarakat sebagai praktisi hukum di lingkungan Prodi Hukum Umsida.
Mahasiswa Didorong Jadi Motor Penggerak Demokrasi
Kolaborasi tersebut juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam penguatan pengawasan partisipatif sebagai relawan demokrasi di Kabupaten Sidoarjo.
Selain itu, mahasiswa Prodi Hukum Umsida juga akan memperoleh kesempatan mengikuti program magang atau praktik kerja lapangan (PKL) di Sekretariat Bawaslu Sidoarjo.
Wakil Rektor I Umsida Hana Catur Wahyuni menegaskan, mahasiswa harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memahami regulasi hukum secara nyata, bukan hanya belajar di ruang kelas.
Bawaslu Sidoarjo
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida)
pengawas demokrasi
Meaningful
surabaya.tribunnews.com
| Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Jombang 57 Persen, Ini yang Dilakukan Pemkab Jombang |
|
|---|
| Pesantren Sunan Kalijaga Surabaya Dapat Bantuan Alat Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Sosok Primus Yustisio, Anggota DPR yang Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur Imbas Rupiah Anjlok |
|
|---|
| Bayi Baru Lahir Ditemukan di Halaman Rumah Warga Jombang, Begini Kondisinya |
|
|---|
| Pengakuan Marfen Siswa MI di Sidoarjo yang Kirim Surat ke Prabowo Soal MBG, Ini Keinginannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bawaslu-vs-umsida.jpg)