Sabtu, 2 Mei 2026

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek

Penyebab KA Argo Bromo Anggrek Kecelakaan Lagi di Grobogan, Temper Mobil Pengantar Jemaah Haji

KA Argo Bromo Anggrek kembali mengalami kecelakaan di Grobogan setelah tragedi Bekasi Timur.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Tribunnews.com
KECELAKAAN LAGI - Ilustrasi kereta api. Belum ada seminggu, KA Argo Bromo Anggrek kembali temper kendaraan di persimpangan jalan tanpa palangpintu. 

Ringkasan Berita:
  • KA Argo Bromo Anggrek menabrak mobil Avanza di Grobogan, menyebabkan 4 orang tewas dan 2 luka-luka.
  • Kecelakaan diduga akibat kabut tebal yang membatasi jarak pandang hingga sekitar 10 meter.
  • Insiden ini terjadi hanya tiga hari setelah tragedi Bekasi Timur yang menewaskan 15 orang.

 

SURYA.CO.ID - Belum genap satu minggu sejak tragedi memilukan di Bekasi Timur, Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek kembali terlibat kecelakaan fatal.

Kali ini, kereta eksekutif relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi tersebut menabrak sebuah mobil Toyota Avanza di perlintasan tanpa palang pintu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5/2026) dini hari.

Insiden di Grobogan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan dua orang lainnya luka-luka.

Peristiwa ini menambah kelam catatan perjalanan KA Argo Bromo Anggrek dalam sepekan terakhir.

Baca juga: Berhasil Bongkar Korupsi Dana Pokir, Kajari Magetan Sabrul Iman Dipromosikan ke Kejaksaan Agung

Kronologi Kejadian di Grobogan

CELAKA - KA Argo Bromo Anggrek menabrak mobil Toyota Avanza rombongan pengantar jemaan haji di Grobogan, Jawa Tengah. 
CELAKA - KA Argo Bromo Anggrek menabrak mobil Toyota Avanza rombongan pengantar jemaan haji di Grobogan, Jawa Tengah.  (istimewa/Satlantas Polres Grobogan)

Iptu Eko Ari, Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.52 WIB.

Saat itu, mobil Avanza yang mengangkut sembilan orang sedang melintasi perlintasan kereta api swadaya.

"Hasil olah TKP sementara, kejadian laka diakibatkan jarak pandang terbatas akibat kabut, sehingga KBM (Kendaraan Bermotor) Avanza yang saat itu ingin melintas tidak melihat adanya KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah barat," ujar Iptu Eko Ari, dikutip SURYA.co.id dari Kompas TV.

Kondisi kabut yang sangat tebal disebut menjadi penyebab utama pengemudi mobil tidak menyadari kedatangan kereta.

"Saat itu terjadi kabut sehingga untuk jarak pandang terbatas hanya mencapai 10 meter," tambahnya.

"Akibat peristiwa tersebut, untuk korban meninggal dunia empat orang dan dua luka ringan, yang saat ini berada di RSUD Kabupaten Grobogan," kata Iptu Eko.

Tragedi Bekasi Timur

SELAMAT - Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekira pukul 20.55 WIB, mengakibatkan 7 orang tewas. Berikut cerita para korban selamat. 
SELAMAT - Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekira pukul 20.55 WIB, mengakibatkan 7 orang tewas. Berikut cerita para korban selamat.  (Kolase Tribunnews/dok.polsek wanasari/herudin)

Kecelakaan di Grobogan ini hanya berselang tiga hari dari tabrakan hebat yang melibatkan rangkaian kereta di Bekasi.

Pada Senin (28/4/2026) malam pukul 20.52 WIB, KA Argo Bromo Anggrek terlibat tabrakan dengan KRL jurusan Cikarang (nomor PLB 5568A) di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.

Tragedi di Bekasi Timur tersebut jauh lebih mematikan.

Berdasarkan data terbaru dari Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, korban tewas mencapai 15 orang, yang semuanya merupakan penumpang KRL.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved