Tabiat 2 Maling Motor Asal Bangkalan, 2 Bulan Di Surabaya Gondol 10 Motor
Awal mula dirinya terlibat dalam komplotan pencurian tersebut, karena berkenalan dengan seorang penadah motor curian
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Keduanya warga Kecamatan Modung, Bangkalan, Madura, Jatim.
- Meski mengaku baru tinggal di Surabaya, ia menyebutkan sudah mencuri 10 motor di Kota Pahlawan.
- Sasaran maling motor parkiran toko swalayan, apotek, ruko perkantoran, dan pusat perbelanjaan yang tidak menyediakan pihak pengawas parkiran.
SURYA.co.id Surabaya - Anggota Unit Reskrim Polsek Gubeng menangkap komplotan maling motor bersenjata tajam di kawasan Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya, pada Sabtu (29/11/2025).
Ada dua pelaku yang ditangkap yakni MH (22) dan HL (29), keduanya warga Kecamatan Modung, Bangkalan, Madura, Jatim.
Ia mencuri motor bersama teman-temannya, yakni Tersangka HL dan dua orang temannya yang masih buron berinisial RI dan RA.
Meski mengaku baru tinggal di Surabaya, ia menyebutkan sudah mencuri 10 motor di Kota Pahlawan.
"Saya sudah beraksi 2 bulan yang di Surabaya. Sebelumnya saya tinggal di Jakarta. Saya ke sini bulan Agustus. Gak sampai (10 motor berhasil dijual). Ya kepepet," ujarnya saat diinterogasi Kompol Eko Sudarmanto, Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya, pada Minggu (14/12/2025).
Baca juga: 4 Maling Motor Bersenjata Api di Gresik Ditembak Polisi, Sindikat Madura Gondol 10 Motor
Awal mula dirinya terlibat dalam komplotan pencurian tersebut, karena berkenalan dengan seorang penadah motor curian berinisial S.
Sosok tersebut juga sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Hubungan dengan S penadah, saya enggak kenal, ya cuma ngobrol biasa, teman-teman biasa. Dia bilang; kalau mau kerja ya disiapkan sarana," ungkapnya.
Biasanya, Tersangka MH mengungkapkan, dirinya menjual motor curian ke sosok penadah S. Namun, terkadang ia menjual ke seorang sosok penadah lainnya.
"Saya dapat bagian Rp1,5 juta, dan sama Rp2 juta. Buat kebutuhan sehari-hari dan kasih ke orangtua. Engga (nyabu dan judol)," jelasnya.
Baca juga: 2 Maling Motor Apes di Surabaya, Tepergok Polisi Saat Dorong NMax Curian
Bawa Pisau
Ia sengaja membawa pisau tersebut setiap beraksi cuma untuk berjaga-jaga untuk melakukan perlawanan tatkala aksinya dipergoki oleh orang lain.
"Soal sajam, ya saya bawa buat jaga jaga, saya masukkan ke celana depan. Itu pisau biasa saya pakai kupas mangga. Itu punya saya pisaunya," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya, Kompol Eko Sudarmanto, mengatakan personelnya itu menangkap dua pelaku karena memperoleh laporan masyarakat karena aksi pencurian motor di wilayah Gubeng.
Setelah berkeliling hingga kawasan Jalan Manyar Kertoarjo sekitar pukul 01.00 WIB, pada Sabtu (29/11/2025), personelnya bertemu dengan komplotan itu.
Lantaran mencurigakan, petugas menghampiri komplotan tersebut, ternyata mereka malah berusaha kabur.
| Riyan Ardiansyah Miliki Motivasi Berlipat Hadapi Malut United, Bekal Gol Perdana |
|
|---|
| KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Kereta Livery Hari Kartini di KA Argo Semeru, Angkat Semangat Perempuan |
|
|---|
| Rekam Jejak Riswadi, Eks Wabup Pekalongan yang Diperiksa KPK Imbas Kasus Korupsi Bupati Fadia Arafiq |
|
|---|
| Pemprov Jatim Jemput Bola: 2.450 Siswa Prioritas Masuk Sekolah Rakyat 2026/2027 |
|
|---|
| Aset Kasus Korupsi Eks Pejabat BPN Kalbar Dihibahkan ke Pemkot Surabaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/MALING-MOTOR-Kompol-Eko-Sudarmanto-Kapolsek-Gubeng-menginte.jpg)