Selasa, 2 Juni 2026

4 Maling Motor Bersenjata Api di Gresik Ditembak Polisi, Sindikat Madura Gondol 10 Motor

Empat maling motor bersenjata api di Gresik, Jatim, ditembak polisi. Sindikat asal Madura ini diduga mencuri 10 motor di sejumlah wilayah

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Polres Gresik
MALING MOTOR DITEMBAK - Maling motor merintih kesakitan usai ditembak Satreskrim Polres Gresik, Jawa Timur, Senin (15/12/2025). Empat pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api yang meresahkan warga Kabupaten Gresik, berhasil diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik. 

Ringkasan Berita:
  • Empat maling motor bersenjata api diringkus Unit Resmob Polres Gresik, Jatim.
  • Polisi melumpuhkan kaki tersangka karena mencoba kabur saat ditangkap.
  • Sindikat asal Madura ini diduga beraksi di Surabaya, Gresik hingga Lamongan.

SURYA.CO.ID, GRESIK – Empat pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api yang meresahkan warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), berhasil diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik

Dalam proses penangkapan, polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan para tersangka yang berusaha melarikan diri.

Pantauan SURYA.CO.ID di Mapolres Gresik, Senin (15/12/2025), sejumlah tersangka tampak berjalan tertatih menahan sakit akibat luka tembak di bagian kaki. 

Bahkan, salah satu pelaku harus didorong menggunakan kursi roda saat dibawa ke ruang penyidik.

Sindikat Curanmor Lintas Daerah

4 tersangka diketahui merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor asal Madura yang berdomisili di Surabaya. Mereka adalah Topan Rifqi (25), Rizqi Pratama (25), Jamaluddin (36) dan Roby Fanani (29).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para pelaku telah lima kali beraksi dan berhasil menggondol sedikitnya 10 unit sepeda motor di sejumlah wilayah.

“Pada saat kami amankan, tersangka mencoba melarikan diri, sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kaki tersangka,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan.

Sita Airsoftgun hingga Kunci T

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua pucuk airsoftgun berpeluru gotri, seperangkat kunci khusus pembobol motor serta peralatan pendukung kejahatan lainnya.

“Mereka selalu bergerak bersama-sama. Setiap beraksi biasanya menargetkan dua motor sekaligus,” jelas Asyraf.

Modus Menyamar Jadi Wartawan dan Ojol

Untuk mengelabui korban dan mempermudah aksinya, para pelaku kerap menyamar dengan berbagai profesi. 

Mereka mengenakan helm dan penutup wajah, bahkan berpura-pura sebagai wartawan dengan membawa kartu pers palsu maupun pengemudi ojek online (ojol).

“Barang bukti lain yang kami amankan berupa jaket ojol dan kartu identitas wartawan palsu,” ungkap alumnus Akpol 2024 tersebut.

Berawal dari Laporan Kehilangan Honda PCX

Kasus ini terungkap, setelah adanya laporan dari Ariyanto, warga asal Banjarnegara yang tinggal di rumah kos wilayah Kebomas, Gresik

Korban melaporkan kehilangan sepeda motor Honda PCX bernopol B 3372 UHY yang diparkir di depan kos.

Dari rekaman CCTV, pelaku beraksi sekitar pukul 03.00 WIB dengan menggunakan kunci motor yang telah dimodifikasi. Dalam waktu singkat, sepeda motor skuter premium tersebut berhasil dibawa kabur.

Masih Didalami, Diduga Beraksi di Banyak Wilayah

Saat ini, keempat tersangka telah ditahan di sel Polres Gresik. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi kejahatan serupa di wilayah lain.

“Ada indikasi pelaku beraksi di beberapa daerah, mulai dari Surabaya hingga Lamongan. Mohon waktu, masih kami kembangkan,” pungkas Asyraf.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved