Berita Viral

Tetangga Kaget Dwi Hartono Jadi Tersangka Pembunuhan Bos Bank Plat Merah, Sosok Aslinya Terungkap

Sosok Dwi Hartono, tersangka otak pembunuhan bos bank plat merah di Jakarta masih jadi sorotan. Terungkap sosok aslinya.

Kolase instagram Dwi Hartono dan Kompas.com
SOSOK DWI HARTONO - Penampakan kondisi kediaman Dwi Hartono (kanan), otak penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta. 

Saat ini, pria yang akrab disapa Mas Dwi ini sedang menempuh pendidikan magister (S2) di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Dia tercatat sebagai mahasiswa baru Semester I Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (kampus Jakarta), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM. 

Sejak Dwi jadi tersangka, UGM pun sudah mengambil sikap tegas dengan menonaktifkan statusnya sebagai mahasiswa.

Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil koordinasi intensif internal dan surat resmi Dekan FEB UGM, Didi Achjari.

Dwi Hartono adalah pengusaha dan motivator bisnis asal Desa Tirta Kencana (sekarang Desa Mekar Kecana), Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, Jambi. 

Dia disebut-sebut sebagai satu dari empat otak penculikan dan pembunuhan Ilham Pradita. 

Dwi Hartono ditangkap bersama YJ, dan AA di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8) malam.

Sementara satu otak peculikan lainnya berinisial C ditangkap sehari setelahnya, Minggu (24/8) sore, di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, membenarkan DH yang ditangkap adalah seorang pengusaha dan salah satu bidang usahanya adalah bimbingan belajar (bimbel) online. 

DH termasuk satu dari 15 orang yang ditangkap Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan, dan Subdit Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya. 

Total 15 tersangka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Ade belum bersedia membeberkan identitas pelaku utama, termasuk peran dari seseorang bernama Dwi Hartono yang diduga menjadi otak dari pembunuhan tersebut.

“Penyidik bekerja secara hati-hati dan proporsional. Kami masih mendalami peran masing-masing tersangka dan motifnya. Mohon bersabar karena proses pemeriksaan membutuhkan waktu,” jelas Ade Ary.

Sementara itu, kabar tentang penangkapan Dwi Hartono mengagetkan sejumlah pihak, termasuk teman-temannya di Jambi. 

Hal ini beralasan karena selama ini Dwi Hartono dikenal baik. 

Hartono, teman SMP Dwi Hartono di Jambi menganggapnya sebagai sosok yang dermawan.

"Saya temannya, namun saya kakak kelas dia, dan tahu sedikit sosoknya," ujarnya saat ditemui Selasa (26/8/2025).

Ia tak menyangka dapat kabar soal Dwi, pasalnya dia dikenal orang baik sejak kecil dan tak pernah berkelakuan macam-macam.

"Orangnya baik, dermawan, kalau ada acara suka memberi," ujarnya.

Selain itu ia sering mendatangkan artis ibu kota ke Rimbo Bujang untuk menghibur masyarakat.

Kata dia, Mas Dwi menghibahkan mobil nya untuk dijadikan ambulance untuk warga Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang.

"Iya, ada dia menghibahkan ambulans, dulu masih satu dengan Desa Tirta Kencana, sekarang udah mekar, Desa Mekar Kencana. Jadi ambulansnya sudah diserahkan oleh pihak Desa Tirta Kencana ke sini, karena mereka ada ambulans baru," ujarnya.

Setahu dia, Dwi Hartono memang beraktivitas di Jakarta rumah nya di Bogor, sedangkan rumah orang tua nya di Jalan Sapat, Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang.

"Iya sejak SMA hingga sekarang dia merantau," imbuhnya.

Di bagian lain, muncul dugaan, kejahatan itu dilakkan Dwi Hartono karena ambisinya yang sangat tinggi. 

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved