Berita Viral

Rekam Jejak Gus Irfan yang Disebut Berpeluang Jadi Menteri Haji dan Umrah, Cucu Pendiri NU

Inilah sosok Mochamad Irfan Yusuf, yang berpeluang jadi Menteri Kementerian Haji dan Umrah. Dia adalah cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU)

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Dokumentasi BP Haji
MENTERI - Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka kunjungan kenegaraan dan pertemuan bilateral dengan Pangeran Mohammad bin Salman, di Arab Saudi, Rabu (2/6/2025). 

Ia juga meneruskan pendidikan magister di kampus yang sama.

Sejak 1989, ia aktif sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng, pesantren yang didirikan sang kakek.

Kemudian dari 1996-2016, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT BPR Tebuireng.

Kini, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) yang fokus pada pemberdayaan ekonomi warga NU.

Baca juga: Kondisi Terkini Puspita Aulia, Istri Ilham Pradipta Bos Bank Plat Merah Usai Suami Tewas Dibunuh

Selain di lingkungan pesantren, Gus Irfan juga terjun ke politik. Ia adalah kader Partai Gerindra.

Pada 2018, ia ikut mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres sebagai salah satu juru bicara.

Kemudian pada Pemilu 2024, ia maju sebagai calon anggota legislatif dari dapil Jawa Timur VIII.

Saat itu, ia meraih 77.443 suara dan berhasil duduk sebagai anggota DPR periode 2024-2029.

Akan tetapi, setelahnya ia dipercaya Presiden Prabowo untuk memimpin BP Haji.

Kini, nama Gus Irfan disebut-sebut sebagai kandidat kuat Menteri Haji dan Umrah setelah lembaga tersebut resmi berubah menjadi kementerian.

Tanggapan PBNU

Di sisi lain, wacana pembentukan Kementerian Haji dan Umrah mendapat dukungan penuh dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

PBNU menilai, keputusan tersebut mampu membuat pengelolaan haji lebih optimal. 

Peningkatan status menjadi kementerian ini, sebelumnya dilakukan melalui pengambilan keputusan tingkat II antara DPR dengan pemerintah, dan mengesahkan revisi UU No 8 tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi undang-undang

Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur, menilai bahwa keputusan ini sudah tepat. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved