Berita Viral

Ini Dalang Besar Penculikan Bos Bank Plat Merah Menurut Susno Duadji, Cuma Satu, Eksekusinya Ceroboh

Menurut Susno, dalang sebenarnya itu bukan semua dari empat orang yang sudah ditangkap yakni DH, YJ, AA dan C alias Ken. 

Editor: Musahadah
kolase youtube TVOne/istimewa
DALANG BESAR - Eks Baraeskrim Susno Duadji mengungkap sosok dalang besar di balik penculikan dan pembunuhan bos bank plat merah, Mohamad Ilham Pradita. 

3. Klaster Penculik

AT – pelaku lapangan, ditangkap di Johar Baru
EW alias Eras – pelaku penculikan, ditangkap di Labuan Bajo
RAH – turut serta dalam penjemputan paksa
RS – bagian dari tim penculik, ditangkap di Jakarta Timur

4. Klaster Eksekutor dan Pembuang Jasad

M – pelaku penganiayaan
T – eksekutor yang menyebabkan kematian korban
U – membantu membuang jasad ke Bekasi
Z – bagian dari tim eksekusi
N – pelaku yang ikut dalam pembuangan jasad

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan bahwa para tersangka telah dibagi ke dalam empat klaster peran.

“Aktor intelektual, klaster membuntuti, klaster yang menculik, dan klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban,” jelas AKBP Abdul Rahim.

Para tersangka ditangkap di berbagai lokasi, termasuk Solo, Jakarta Utara, Johar Baru, Cawang, dan Labuan Bajo, menunjukkan bahwa aksi ini dirancang secara terorganisir lintas wilayah.

Penyidik masih mendalami motif utama dan kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk aliran dana dan komunikasi internal yang belum terungkap.

Canggih tapi Ceroboh

Terkait pembagian klaster dalam aksi penculikan dan pembunuhan ini, dinilai canggih tapi ceroboh oleh Susno Duaji. 

Dikatakan canggih karena antara empat orang disebut otak penculikan ini dengan klaster di bawahnya tidak saling kenal. 

Otak penculikan hanya memesan kepada satu orang eksekutornya. 

Dia tidak mengenal ekskeutor maupun penculiknya, dengan harapan aman karena pihak dibawahnya tidak akan mencatutnya. 

"Tapi lupa dia ada kabel strum satu yang belum diputus. Kabel strum pekerjaan. Tertangkap yang ujung, pasti akan ngomong. Saya nerimanya dari yang ambil di landasan pacu. Saya menerimanya yang dari pakai mobil ini. Kan tinggal melacak mobilnya kan," katanya. 

Hal ini, menurut Susno menunjukkan bahwa para pelaku tidak profresional.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved