Berita Gresik
Diperkenalkan ke Kanada, Program Pemkab Gresik Untuk Kurangi Plastik Sekali Pakai Bakal Mendunia
Aeshnina mengungkapkan rencananya menghadiri Konferensi United Nation for Environmental Programme (UNEP) di Ottawa, Kanada.
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK – Kabupaten Gresik hanya satu dari 416 kabupaten di Indonesia, tetapi mengusung komitmen kuat untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai. Komitmen itu diwujudkan dalam peraturan daerah (perda) lingkup lokal, tetap bakal mendunia berkat dukungan dari sesama aktivis peduli lingkungan.
Promosi atas program pengurangan sampah plastik itu akan diusung Aeshnina Azzahra Aqilani, remaja yang selama ini memang getol memperjuangkan pelestarian lingkungan.
Siswi kelas 2 di SMA Muhammadiyah 10 Gresik itu menegaskan niatannya saat bertemu Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min), Selasa (16/4/2024).
Dalam pertemuannya dengan Gus Yani dan Bu Min itu, Aeshnina mengungkapkan rencananya menghadiri Konferensi United Nation for Environmental Programme (UNEP) di Ottawa, Kanada.
“Dalam konferensi, akan dibahas draft Global Plastic Treaty atau kesepakatan global dalam mengatasi krisis sampah plastik,” kata Aeshnina yang juga koordinator River Warrior Indonesia.
Aeshnina menjelaskan, Intergovernmental Negotiating Committee keempat (INC 4) di Ottawa akan berlangsung pada 23 sampai 29 April 2024. INC 4 adalah kesepakatan global yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk menanggulangi krisis pencemaran akibat sampah plastik.
Menurut Aeshnina, Bupati Gresikmendukung kegiatan tersebut sehingga ikut mendorong negara-negara maju untuk tidak membuang sampah plastik ke wilayah Indonesia, khususnya Gresik.
Ia juga ingin mempromosikan upaya-upaya Pemkab Gresik dalam mengurangi plastik sekali pakai. Pemkab Gresik sudah memiliki Perda pengurangan plastik sekali pakai, dengan membangun tempat pembuangan sampah terpadu.
"Pemkab Gresik juga membentuk kampung-kampung Zero waste sebagai upaya mengurangi pencemaran akibat sampah plastik,” kata Aeshnina mengutip dukungan Gus Yani.
Selain itu, Pemkab Gresik berkomitmen dalam upaya kerjasama dengan negara maju dalam upaya pengurangan sampah plastik.
“Bupati Gresik juga mencontohkan, bahwa dalam kegiatan OPD Pemkab Gresik memaksimalkan pengurangan bungkus makanan dengan plastik sekali pakai,” katanya. *****
River Warrior Indonesia
program pengurangan sampah plastik di Gresik
program anti plastik Pemkab Gresik ke level dunia
kurangi plastik sekali pakai di Gresik
aktivis lingkungan Aeshnina Azzahra Aqilani
United Nation for Environmental Programme (UNEP)
Konferensi UNEP 2024 di Kanada
siswi Gresik angkat perda plastik di UNEP
| Sehari Ditangkap Langsung Disidang, 2 Penjaga Warkop di Gresik Didenda Rp 300 Ribu Akibat Jual Miras |
|
|---|
| Jurus Lempar Batu Melukai Mata 2 Orang, 2 Oknum Pesilat di Gresik Dikirim ke Penjara |
|
|---|
| Gelar Gebyar Disabilitas di Gresik, Gus Yani Apresiasi Bantuan Mobil Antar-Jemput dari Bank Jatim |
|
|---|
| Penggerebekan Rumah di Menganti Gresik, Polisi Amankan Ratusan Botol Miras |
|
|---|
| Razia Kafe di Utara Gresik, Puluhan Botol Miras Berhasil Disita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/siswi-Gresik-prpmosikan-anti-plastik-ke-Kanada.jpg)