Selasa, 14 April 2026

Gandeng LVRI dan PEPABRI, BPJS Kesehatan Jamin Layanan Kesehatan bagi Purnawirawan dan Veteran

BPJS Kesehatan menggandeng LVRI dan PEPABRI untuk meningkatkan pemahaman dan akses layanan kesehatan bagi para pejuang bangsa.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
sulvi sofiana/surya.co.id
KOLABORASI - Para pejabat BPJS Kesehatan, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, serta pengurus LVRI dan PEPABRI berfoto bersama usai kegiatan Sinergi Program JKN Bersama LVRI dan PEPABRI, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam peningkatan mutu layanan jaminan kesehatan bagi para purnawirawan dan veteran. 
Ringkasan Berita:
  • BPJS Kesehatan sinergi dengan LVRI dan PEPABRI di Surabaya untuk tingkatkan pemahaman dan akses layanan JKN bagi veteran/purnawirawan.
  • Tujuan sinergi adalah memastikan peserta veteran mendapat layanan JKN yang mudah, cepat, setara, dan optimal.
  • BPJS Kesehatan terus kembangkan kanal digital (Mobile JKN, PANDAWA) permudah akses layanan dan informasi.
  • Jatim catat peningkatan IPM tertinggi di Jawa, didukung penguatan sistem kesehatan dan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

SURYA.co.id | SURABAYA — BPJS Kesehatan menggandeng Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) untuk meningkatkan pemahaman dan akses layanan kesehatan bagi para pejuang bangsa.

Deputi Direksi Bidang Manajemen Mutu Layanan BPJS Kesehatan, Cecep Falah Rakhmatiana, menyampaikan bahwa sinergi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota LVRI dan PEPABRI dengan memastikan mereka memperoleh layanan JKN yang mudah, cepat, dan setara.

“BPJS Kesehatan berkomitmen memastikan peserta, termasuk para purnawirawan dan veteran, memahami kebijakan dan prosedur layanan agar dapat memanfaatkan jaminan kesehatan secara optimal. Melalui sinergi ini, kami ingin mewujudkan pelayanan yang menyeluruh, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh warga negara,” ujar Cecep dalam kegiatan Sinergi Program JKN Bersama LVRI dan PEPABRI yang digelar di Hotel Novotel Samator Surabaya, Kamis (23/10/025).

Ia menambahkan BPJS Kesehatan terus melakukan transformasi digital untuk mempermudah peserta dalam mengakses informasi dan layanan kesehatan.

Beragam kanal digital kini tersedia, seperti Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp), VIOLA (Virtual Office Layanan Peserta), Care Center 165, dan AMAN JKN (Anjungan Mandiri JKN).

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah VII, I Made Puja Yasa, menegaskan bahwa sinergi ini menjadi sarana strategis dalam memperluas literasi kesehatan di kalangan veteran.

Selain sosialisasi kebijakan terbaru JKN, kegiatan ini juga menghadirkan dr Reisa Broto Asmoro yang memberikan edukasi tentang pola hidup sehat.

“Kami ingin anggota LVRI dan PEPABRI lebih memahami mekanisme Program JKN sehingga mereka dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah. Selain itu, kami dorong agar mereka mampu menjaga kualitas hidup di usia lanjut,” terang Yasa.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, dalam kesempatan yang sama menuturkan kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, LVRI, dan PEPABRI menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional, terutama bagi kelompok rentan seperti veteran dan purnawirawan.

“Sinergi ini bukan hanya untuk memperluas cakupan layanan, tetapi juga memastikan para pejuang bangsa kita memperoleh akses kesehatan yang layak dan berkualitas. Pemerintah daerah akan terus mendukung peningkatan mutu layanan melalui integrasi program promotif, preventif, dan kuratif,” tegasnya.

Ia juga menyoroti keberhasilan Jawa Timur mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Pulau Jawa, sebesar 0,7 persen pada 2023–2024, sebagai bukti penguatan sistem kesehatan melalui program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

“Program ini menekankan deteksi dini dan pencegahan penyakit berisiko tinggi seperti kanker, diabetes, hipertensi, dan penyakit infeksi. Pemerintah juga terus memperluas akses pelayanan dengan menghadirkan 974 puskesmas dan 439 rumah sakit di seluruh Jawa Timur,” ungkap Erwin.

Sementara itu, Wakil Ketua II Dewan Pertimbangan Pusat LVRI, Marsda TNI (Purn) Tumiyo, menyambut positif inisiatif BPJS Kesehatan dalam memperkuat perlindungan jaminan kesehatan bagi para veteran.

"Program JKN merupakan bentuk nyata perhatian negara terhadap para pejuang bangsa. Kami berharap kualitas pelayanan dan kemudahan akses terus ditingkatkan agar para purnawirawan dan keluarga mereka dapat menikmati masa tua yang lebih sehat dan sejahtera,” ujar Tumiyo.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved