Kamis, 11 Juni 2026

Bupati Jember Dukung Kepala BGN Baru, Optimistis MBG Berdampak Besar

Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut program MBG mampu menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Diskominfo Jember
MBG - Bupati Jember, Muhammad Fawait dan Nanik Sudaryati Deyang, kini Kepala BGN, saat berada di becak listrik dalam momentum pembagian becak listrik di Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Desember 2025. Pemkab Jember menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah. 

Gus Fawait menilai, Program MBG juga menjadi instrumen pemerataan ekonomi nasional, karena anggaran negara dapat langsung dirasakan masyarakat daerah.

“Program MBG menjadi instrumen nyata pemerataan anggaran nasional, karena mampu mengalihkan perputaran dana APBN yang selama ini berpusat di Jakarta langsung ke daerah-daerah,” tegasnya.

Sentra Jeruk Jember Barat Rasakan Manfaat Nyata

Salah satu contoh dampak program MBG terlihat di kawasan sentra jeruk Jember Barat.

Menurut Gus Fawait, harga jeruk kini stabil di kisaran Rp15.000 per kilogram (kg).

Stabilitas harga tersebut memberikan kepastian pendapatan bagi petani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan buruh tani yang bergantung pada sektor pertanian.

Pemkab Jember mengakui masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu disempurnakan dalam pelaksanaan MBG.

Namun secara umum, program tersebut dinilai berhasil memperkuat ekonomi pedesaan dan menjaga stabilitas harga produk lokal.

Pemkab Jember Siap Bersinergi dengan BGN

Gus Fawait menegaskan komitmen Pemkab Jember untuk terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bersama Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan Nanik Sudaryati Deyang.

Kolaborasi tersebut, diharapkan mampu memastikan target pemenuhan gizi masyarakat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani, buruh tani dan pelaku UMKM.

“Pemkab Jember siap bersinergi dengan BGN di bawah kepemimpinan Ibu Nanik, untuk memastikan program ini berjalan sesuai amanat Presiden dalam memenuhi gizi nasional dan mewujudkan pemerataan pembangunan,” imbuhnya.

Ia optimistis semakin banyak produk pertanian dan UMKM lokal yang terserap melalui program MBG, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Jember.

Kesimpulan: Program Makan Bergizi Gratis di Jember tidak hanya menjadi instrumen pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga terbukti mendorong perputaran ekonomi daerah, meningkatkan harga komoditas pertanian, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan petani serta buruh tani.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved