Rabu, 20 Mei 2026

Melon Premium dari Pesisir Probolinggo Laris, 2 Ton Lebih Habis dalam 2 Hari

Melon premium dari kawasan pesisir Paiton Probolinggo Jatim viral dan laris. Panen 2,2 ton habis dalam 2 hari lewat wisata petik.

Tayang:
Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Ahsan Faradisi
PETIK MELON - Pengunjung Greenhouse Tanjoeng Farm saat memetik melon hidroponik di Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (18/5/2026). Meski berada di kawasan pesisir, namun buah melon yang dihasilkan tetap memiliki rasa manis dan tekstur renyah. 

Penanaman pertama dilakukan pada April 2025, dan panen perdana berlangsung pada Juli 2025 dengan hasil sekitar 2,2 ton.

“Untuk harga Rp 30 ribu per kilogram. Alhamdulillah panen pertama langsung habis dalam dua hari,” tegas Nahrawi.

Panen pertama hingga ketiga dipasarkan melalui konsep wisata petik melon yang dipromosikan melalui TikTok dan YouTube.

Pengunjung bisa memetik langsung buah dari pohon, sambil melihat proses budidaya melon hidroponik.

Salah seorang pengunjung asal Situbondo, Imelda mengaku penasaran datang setelah melihat viralnya Tanjoeng Farm di media sosial.

“Tempatnya menarik karena bukan cuma wisata, tetapi juga bisa belajar cara menanam melon hidroponik. Rasanya manis dan teksturnya crunchy,” beber Imelda.

“Melonnya juga bagus-bagus dan rasanya segar saat dicoba langsung. Jadi lebih puas karena bisa petik sendiri,” imbuhnya.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved